Image

Waskita Karya Pede Proyek Strategis Nasional Selesai Tepat Waktu

ant, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 16:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 14 320 1859556 waskita-karya-pede-proyek-strategis-nasional-selesai-tepat-waktu-ddYd1snwZs.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk optimistis seluruh proyek strategis nasional yang sedang dikerjakan oleh perseroan dapat diselesaikan tepat waktu.

"Masih sesuai schedule dan dengan lebih memperhatikan aspek safety, mutu, prosedur keselamatan dan keamanan," kata Direktur Utama Waskita Karya Tbk, M. Choliq dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (14/2/2018).

 Baca juga: Wika Utangi Waskita Tol Road Rp9,66 Miliar dengan Bunga 12%

Dia mengemukakan bahwa saat ini perseroan telah memiliki 1.315 km ruas jalan tol di Pulau Jawa dan Sumatera, baik sebagai kontraktor, maupun investor. Diharapkan pada semester pertama 2018 sepanjang 564 km beroperasi dan sisanya akan beroperasi pada semester kedua 2018 dan tahun 2019.

Dia mengatakan bahwa salah satu proyek strategis nasional yang dikerjakan oleh perseroan adalah pembangunan Transmisi Sumatera 500 kV sepanjang 395 km yang terbentang dari New Aur Duri sampai Peranap. Proyek itu mulai dikerjakan pada tahun 2015 dan ditargetkan selesai pada tahun 2019 dengan nilai kontrak sebesar Rp6,1 triliun.

"Progres konstruksi pembangunannya pada saat ini adalah 49,7% untuk paket I, dan 47,5% untuk paket II. Pembangunan proyek ini dilakukan untuk mendukung program pemerataan elektrifikasi di Pulau Sumatera," paparnya.

 Baca juga: Bangun LRT Palembang, Waskita Kembali Dapat Suntikan Modal Rp880 Miliar

Dia menambahkan proyek strategis nasional selanjutnya yang dibangun oleh Waskita Karya adalah jalur LRT Sumatera Selatan. Proyek itu merupakan satu-satunya penugasan dari pemerintah melalui Perpres no.116 tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan di Provinsi Sumatera Selatan.

"Proyek ini pun dibangun dalam rangka mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 dengan nilai kontrak Rp10,9 triliun dan ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2018 sebelum penyelenggaraan Asian Games 2018," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini