Ada Kepentingan Politik di Balik Perombakan Direksi Pertamina?

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 18:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 14 320 1859623 ada-kepentingan-politik-di-balik-perombakan-direksi-pertamina-IzwFrqyL8r.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) kembali merombak struktur perusahaan dengan menghapus menghapus Direktorat Gas Pertamina dan menambah direksi baru yakni Direktorat Pemasaran Korporat, Direktorat Pemasaran Retail dan Direktorat Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur.

Secara logika perombakan tersebut memang mengarah untuk memajukan kinerja perseroan. Tetapi, pasti ada maksud, apakah perombakan tersebut ada unsur politik di tengah tahun polik ?

Pengamat Energi Sofyano Zakariya menilai, reformasi direksi Pertamina jelas menjadikan bisnis proses semakin efisiensi. Sebab, Direktur Pemasaran dibagi dua yakni korporat dan retail, serta menggabungkan ISC, Shipping dan S&D dalam satu direktorat.

"Secara bisnis inbound dan outbound logistik jadi satu cycle proses dan akan mempunya tanggung jawab yang jelas dari sisi operasional maupun biaya," tuturnya kepada Okezone.

Menurutnya, pemecahan Direktorat Pemasaran akan menjadi kunci sukses Pertamina ke depan yang lebih fokus pada tugas utama marketing dan sales, termasuk berbagai inisiatif baru penunjangnya.

Akan tetatpi, direktur baru diharapkan bisa mengembangkan digitalisasi marketing yang tidak kalah sulutnya dibandingkan pekerjaan operasiional lain. Mesti ditemukan strategi digitalisasi Pertamina seperti apa.

"Jadi pekerjaan mengelola digital marketing di retail akan menjadikan Pertamina tidak sekedar menang bersaing, namun akan menjadi bisnis baru yang potensi profitnya juga besar," tuturnya.

Langkah tersebut harus disikapi positif oleh direksi baru untuk menangkap peluang ini. Tentu diperlukan mindset inisiatif yang di luar pemikiran saat ini.

"Kalau saya hanya satu harapan what's next ? Bagaimana pengaruh kepentingan politik terhadap Pertamina, ini akan juga berpengaruh besar terhadap Pertamina,"ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini