nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

ECONOMIC VIEWS: Jokowi Banggakan Sri Mulyani hingga Lego Rambah Pasar Online

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Minggu 18 Februari 2018 09:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 15 320 1860120 economic-views-jokowi-banggakan-sri-mulyani-hingga-lego-rambah-pasar-online-Wu8nQ9zPLA.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendapatkan Penghargaan Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) di World Government Summit yang diselenggarakan di Dubai, Uni Arab Emirates.

Sementara itu, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui inklusi keuangan yang berbasiskan teknologi.

Di sisi lain, LEGO bekerja sama dengan raksasa internet Tencent untuk menciptakan video games dengan target pasar di China.

Ketiga berita tersebut merupakan berita-berita populer selama akhir pekan kemarin di kanal Okezone Finance. Berikut berita selengkapnya:

Jokowi Bangga Sri Mulyani Terima Penghargaan Menteri Terbaik di Dunia

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh pemimpin Dubai Syekh Mohammad bin Rashid Al Maktoum. Penghargaan Menteri Terbaik ini merupakan penghargaan global yang diberikan kepada satu orang menteri dari semua negara di dunia setiap tahunnya dan mulai diberikan pada tahun 2016.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, penghargaan yang diberikan kepada Sri Mulyani tersebut dilakukan berdasarkan analisis yang panjang. Terlebih lembaga World Government Summit ‎ini diketahui memiliki reputasi yang sangat baik di dunia.

Baca Juga: Sederet Fakta Sri Mulyani, Menteri Terbaik di Dunia

"Itu pengakuan dunia dan penghargaan itu diserahkan langsung oleh Syeikh Muhammad bin Rasyid al Maktum kepada Menkeu. Dan penentuannya juga berdasarkan analisis yang panjang ernest and young, sebuah lembaga yang memiliki reputasi dunia sangat baik," kata Jokowi usai meresmikan Raker Kepala Perwakilan RI dengan Kemenlu di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (12/2/2018).

Kepala Negara mengaku bangga ‎atas prestasi pembantunya di Kabinet Kerja itu. Menurut dia, penghargaan ini merupakan bukti nyata bahwa pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) berjalan on the track.

"Ya saya kira seluruh masyarakat bangga dan kita sadar bahwa penilaian itu menunjukkan manajemen ekonomi makro kita, pengelolaan ekonomi makro fiskal, pengelolaan APBN kita pada posisi yang tracknya benar, yang hati-hati, yang sangat efektif," tambahnya.

Baca Juga: Sri Mulyani: Apapun Pekerjaan Kita, Tujuannya Bawa Indonesia Maju

"Kenapa dia saja yang diakui? Ya Ini pengakuan dunia dan hanya satu orang menteri. Saya kira kita semuanya bangga," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Sebelumnya, Sri Mulyani setelah menerima penghargaan ini menerangkan bahwa‎ penghargaan tersebut adalah pengakuan atas kerja kolektif pemerintah di bawah pimpinan Presiden Jokowi khususnya di bidang ekonomi.

Ia mendedikasikan penghargaan ini kepada 257 juta rakyat Indonesia dan 78.164 jajaran Kementerian Keuangan yang telah bekerja keras untuk mengelola keuangan negara dengan integritas dan komitmen tinggi untuk menciptakan kesejahteraan rakyat yang merata dan berkeadilan.

"Berbagai upaya reformasi kebijakan telah dicanangkan di Kementerian Keuangan, bertujuan untuk mendorong kebijakan fiskal menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Reformasi birokasi di Kementerian Keuangan juga sudah membuahkan banyak hasil," kata Sri Mulyani dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga: Hari Pers Nasional, Sri Mulyani: Berikan Informasi yang Kredibel soal Keuangan Negara

World Government Summit merupakan pertemuan tahunan yang diselenggarakan di Dubai, UAE, dan melibatkan segenap pemimpin pemerintahan dari seluruh dunia dalam suatu forum dialog global tentang proses pemerintahan dan kebijakan publik serta kaitannya dengan teknologi, inovasi, dan topik lain.

Forum ini menjadi ajang pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara pejabat pemerintah, penentu kebijakan, pakar, dan pimpinan sektor swasta untuk melihat tren masa depan dan implikasinya bagi kemanusiaan. World Government Summit dihadiri lebih dari oleh lebih dari 4.000 peserta dan 90 pembicara dari 150 negara dan lembaga internasional.

Menko Darmin Minta Masyarakat Terlibat Dorong Inklusi Keuangan 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, masyarakat saat ini kurang terlibat dalam pengembangan inklusi keuangan. Padahal, Indonesia saat ini  tengah berjuang dalam mewujudkan industri 4.0 yang berbasis digital.

Baca Juga: Inklusi Keuangan Indonesia Terus Dipacu hingga 75%

"Jangan lupa bahwa masyarakat kita kalau bicara keuangan inklusi, meminjam (dana ke jasa keuangan) pun dia masih ragu-ragu," ujar Darmin dalam sambutannya di seminar bertemakan inklusi keuangan di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (14/2/2018). 

Baca Juga: Jokowi Ingin Semua Masyarakat Bisa Akses Perbankan

Darmin menilai untuk mendorong inklusi keuangan di dalam negeri perlu hadirnya   pengumpul atau agregator. Pengumpul ini, kata dia, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam memanfaatkan layanan jasa keuangan. Sehingga masyarakat pun semakin banyak yang terlibat dalam perkembangan inklusi keuangan.  

"Kalau enggak (ada pengumpul) jangan kaget kalau kemudian kita enggak cepat masuk ke area (revolusi industri 4.0) itu," ujarnya. 

Baca Juga: Menko Darmin hingga Agus Marto Susun Strategi Tingkatkan Inklusi Keuangan di Indonesia

Selain itu, kata dia, mendukung inklusi keuangan berbasiskan digital juga dinilai perlu hadirnya platform sederhana untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan jasa keuangan. 

"Platform ini untuk bisa diakses oleh masyarakat pakai handphone sederhana yang memuat informasi, yang sangat berguna buat dia kalau panen, seperti panen cabai atau beras dan data lainnya," ucapnya.

 Merambah ke Online, Lego Tak Tinggalkan Pelanggan Tradisional

LEGO identik dengan permainan bongkar pasang kepingan plastik. Seiring perkembangan teknologi, LEGO juga merambah video games. LEGO bekerja sama dengan raksasa internet Tencent untuk menciptakan video games dengan target pasar di China.

Hadirnya LEGO dikonten dan platform digital menunjukkan perusahaan asal Denmark itu telah berubah dan merambah pasar baru. Hal itu dilakukan LEGO karena melihat perkembangan pasar di China yang selalu tumbuh. “Kerja sama antara LEGO dengan Tencent dalam menemukan cara yang lebih kreatif untuk menjangkau anak-anak dan menciptakan konten lebih menarik,” kata Kepala LEGO di China Jacob Kragh dilansir Reuters . Langkah yang dilaksanakan pada awal tahun ini merupakan bentuk strategi LEGO merebut pasar China.

Baca Juga: Pertama Kali dalam Sejarah, Lego Menang Gugatan di Pengadilan China

Pasalnya, kinerja keuangan pada semester awal 2017 menunjukkan penurunan dan cenderung mengecewakan. Penurunan penjualan itu pertama kali terjadi dalam satu dekade terakhir, yakni turun sebesar 5% menjadi USD2,38 miliar. LEGO mengalami penurunan pendapatan karena pasar-pasar yang sudah matang, seperti di Amerika Serikat dan Eropa mengalami kelesuan. Sedangkan pasar yang tumbuh pesat adalah China mencapai dua digit. Nanti LEGO akan fokus pada sistem penjualan online . Sementara itu, Kepala Eksekutif LEGO Group Jorgen Vig Knudstorp selalu berpikir untuk membuat LEGO yang unik. Dia senantiasa mengunjungi ritel dan berkoordinasi dengan pemasaran.

Dia juga pernah belajar di Massachusetts Institute Technologi (MIT) hanya untuk mengetahui pola belajar anak. Tak hanya itu, dia menghabiskan tiga hari di konferensi LEGO untuk orang dewasa di Washington DC. “Mereka semua menginspirasi untuk kembali menghasilkan produk yang kreatif,” ungkap Knudstorp.

Baca Juga: Waduh! Lego 'Ambruk' dan PHK 1.400 Karyawan

“Saya pun harus menghabiskan waktu bersama anak-anak untuk bermain LEGO,” ujarnya. Melansir Financial Times, Knudstorp menjelaskan tentang pentingnya LEGO yang sudah menjadi brand populer. “LEGO pun menjadi target pembajakan,” katanya. Hal itu semua dilakukan demi brand . Dia menceritakan, banyak orang mengirim surat kepadanya tentang pentingnya LEGO dalam kehidupan mereka.

“Suara dari konsumen membuat kami tetap bertahan. Brand yang kami tekankan adalah memberikan pengalaman pembangunan kreatif kepada semua orang,” tuturnya. Dia pun selalu membalas surat yang dikirimkan melalui pos ataupun surel (surat elektronik/email) kepada pelanggannya. Seiring perkembangan media sosial, Knudstorp pun mendengarkan ke luh an dan cerita tentang LEGO dari media sosial, terutama Twitter. “Kami menekankan pentingnya mendengar. Twitter dan media sosial memberikan kita tanggung jawab untuk mendengar isu dan hal yang di sampaikan pelanggan,” paparnya.

Tak hanya pelanggan, Knudstorp juga perhatian para karyawannya. Dia terbilang pemimpin yang punya hati, termasuk manakala harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi karyawannya. Dia mencoba mengaitkan dirinya dengan karyawan yang akan dirumahkan. Dia menawarkan pelatihan dan hadir di depan karyawannya langsung. “Saya menghabiskan waktu 40 jam untuk bertemu dengan karyawan yang akan diputus kerja,” ujar Knudstorp.

“Mereka bertanya: bagaimana masa depan saya? Tentu saya tidak bisa menjamin, tapi saya akan peduli. Menjadi transparan dan jujur sangat penting untuk membangun moral,” ujarnya.

Selalu Mengucapkan Terima Kasih

Meskipun masuk jajaran eksekutif, Knudstorp juga selalu turun tangan dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Dia menyempatkan diri menjawab surel dari pelanggan, menceritakan dongeng kepada pasien anak-anak yang rela menabung untuk membeli LEGO. Dia ingin menekankan pelayanan kepada pelanggan bukan hanya urusan produk perusahaan, tetapi memberikan hati kepada mereka. Dalam menjalankan kepemimpinannya, Knudstorp juga tergolong rendah hati.

Dia selalu mengucapkan terima kasih kepada semua orang, baik karyawan maupun pelanggan karena telah melaksanakan perintah dan arahannya. “Kamu jangan menjalankan perusahaan berdasarkan apa yang diceritakan karyawan ke padamu. Kamu harus mengelola perusahaan berdasarkan suatu ke inginan,” katanya. Tidak mengenal kontrol terhadap anak buah dan operasional perusahaan merupakan prinsip yang dijalani Knudstorp.

“Saya menekankan konteks lokasi di bandingkan pengontrolan,” tuturnya. Dia mengaku tidak suka dengan banyak perusahaan yang mengutamakan kontrol terhadap kinerja anak buahnya. “Akibatnya, kamu menghukum berdasarkan apa yang sebenarnya tidak kamu inginkan,” katanya.

1 / 3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini