nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ponsel Ilegal yang Dimusnahkan, Sempat Dijual dengan Harga Lebih Murah 30%

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 15 Februari 2018 17:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 15 320 1860186 ponsel-ilegal-yang-dimusnahkan-sempat-dijual-dengan-harga-lebih-murah-30-ktoCT1XaEp.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) mengungkapkan harga ponsel ilegal 30% lebih murah dari handphone resmi. Hal ini bisa mempengaruhi produksi ponsel resmi jika tidak ada penindakan terhadap hanphone ilegal.

Ketua ASPS Hasan Aula mengatakan, perbedaan harga handphone resmi dan ilegal sangat signifikan. Pasalnya, dia masuk dengan cara tidak resmi, tidak bayar pajak, dan tidak mengikuti aturan bahwa smartphone harus melalui menggunakan TKDN.

"Jadi ponsel ilegal harganya sangat signifikan, 20%-30% karena gak bayar pajak," ujarnya, di Kantor Bea Cukai, Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Dia melanjutkan, kontribusi ponsel ilegal ke Indonesia tergantung merk. Maksudnya, tidak semua merk ada yang dilegalkan, karena kebanyakan produknya harus dibuat didalam negeri.

Akan tetapi, bila melihat dari jumlah penangkapan ponsel ilegal yang dilakukan di beberapa lokasi yang tersebar di Jakarta, Depok, dan Tangerang dengan jumlah 12.144 unit.

"Kalau lihat barangnnya itu iphone sama xiaomi kan. Jadi cukup besar 2 merk itu," tuturnya.

Dia tidak mendetailkan kenapa dua merk handphone tersebut banak ilegal di Indonesia. Yang jelas ponsel ilegal yang sering didapati adalah iphone dan xiaomi.

"HP ilegal yang ada di sini iphone dan xiaomi, memang du itu paling banyak," tuturnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini