nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BEI Targetkan 2.000 Investor di Papua Barat pada 2018

Agregasi Selasa 20 Februari 2018 18:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 20 278 1862202 bei-targetkan-2-000-investor-di-papua-barat-pada-2018-BRGGKFgmBT.jpg Foto: Okezone

MONOKWARI - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan peningkatan 2.000 investor dari Provinsi Papua Barat pada tahun 2018. Maka guna memenuhi target tersebut, kata Kepala Kantor BEI Manokwari, Adevi Sabath, pihaknya akan bekerja secara optimal agar lebih banyak masyarakat berinvestasi melalui kantor-kantor sekuritas di bawah BEI.

Disebutkan, dari seluruh daerah di Papua Barat baru Manokwari dan Sorong yang mendominasi jumlah investor. Di daerah lain jumlahnya belum cukup signifikan.”Kita masih memperbanyak program kampanye dan literasi dengan menyasar berbagai kalangan, dari pelajar, mahasiswa, hingga komunitas masyarakat,"ujarnya di Manokwari, kemarin.

Sebagai informasi, jumlah investor saham Papua Barat pada tahun 2017 tercatat 906 orang dan pada Januari 2018 meningkat jumlahnya menjadi 956 orang. Pihak BEI mengungkapkan, saat ini baru lima galeri investasi terbentuk di wilayah Manokwari dan Sorong. Di Manokwari Galeri Investasi terbentuk di Universitas Papua dan STIE Mah-Eisa dan Sorong sudah terbentuk di Universitas Viktoria, STIE Bukit Zaitun serta Universitas Muhammad Sorong.

Selain memberikan pelayanan di galeri Investasi, pihaknya saat ini sedang melakukan proses edukasi bagi komunitas ojek Perprama Manokwari. Dalam waktu dekat, Desa Nabung Saham pun dibentuk di wilayah transmigrasi.”Kita lihat ternyata minat investasi di kalangan masyarakat trans cukup tinggi. Baru-baru banyak warga di sana yang tertipu investasi bodong,"kata Adevi Sabath.

Reindhra Nadyarian Artika Putri selaku Representative Officer Indoprimier Manokwari mengaku optimistis nilai transaksi investor di Papua Barat akan meningkat pada tahun 2018.”Pada tahun 2019 dari 285 investor transaksinya mencapai Rp.11,9 miliar. Pada Februari 2018 dari 35 investor nilai transaksinya sudah Rp.3,5 miliar," katanya.

Reindra meyakini, nilai transaksi jual beli saham hingga akhir Desember 2018 akan jauh lebih besar dibanding tahun lalu. Pada kegiatan yang digelar di salah satu hotel Manokwari ini Indopremier Manokwari membuka layanan gratis pembukaan rekening saham bagi para wartawan yang hadir. Wartawan dari berbagai media itu pun mengantre untuk membuat rekening saham

(fmi)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini