nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berburu Harta Karun Rp810 Triliun di Kapal Karam

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 20 Februari 2018 10:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 20 320 1861924 berburu-harta-karun-rp810-triliun-di-kapal-karam-spDLzHGfbj.jpg Foto: Asiaone

JAKARTA - Banyak yang tahu bahwa Paul Allen memiliki kegilaan terhadap seni dan pesawat. Namun, hanya sedikit yang sadar bahwa Allen memiliki perusahaan yang bergerak mencari dan mengeruk kapal karam.

Belum lama ini, Allen dan timnya menemukan kapal perang Jepang yang tenggelam di lepas pantai Filipina. Kapal bernama Musashi tersebut merupakan salah satu yang terbesar pada era Perang Dunia II, ditenggelamkan pesawat Amerika pada 24 Oktober 1944 dengan 1.000 korban.

“Ini seperti menemukan Titanic melihat dari status kapal tersebut,” ujar ahli sejarah Manuel Luis Quezon III. Penemuan lainnya dilakukan Allen dan perusahaannya, yakni kapal tempur IT Artigliere yang berada di 12.000 kaki di bawah air di sebelah timur Siciliy.

Baru-baru ini Allen dan timnya juga menemukan sisa-sisa reruntuhan USS Indianapolis di Filipina di kedalaman 18.000 kaki di bawah laut. Kapal tersebut dulunya digunakan untuk mengirim bom atom yang dipakai di Hiroshima. Bagi Allen, menemukan kapal bukan saja bagian dari hobinya, melainkan juga bisnis.

Perusahaan Blue Water Ventures International Inc miliknya adalah pemimpin pasar di perusahaan eksplorasi kapal karam di bawah laut. Perusahaan tersebut di dirikan pada 2005 dan telah menyelesaikan berbagai proyek.

Kapal-kapal karam tersebut banyak yang menyimpan “harta karun” berupa emas, perhiasan, juga peninggalan sejarah. Salah satunya kapal Spanyol Santa Margarita yang kini memiliki koleksi mutiara terbesar di dunia yang berusia 400 tahun. Proyek lainnya adalah mengevakuasi Great Spanish Treasure Fleet pada 1715 yang juga berisi banyak harta karun. Termasuk, misi mengeruk perhiasan dari kapal Almiranta 1631 di Panama yang membawa banyak sekali emas dan perak dari Amerika Selatan. Alasan utama kenapa perusahaan Allen Blue Water Ventures sangat sukses karena memiliki teknologi terbaru.

Kendaraan air perusahaan tersebut, Southern Rose II dan Blue Water Rose, dilengkapi teknologi seperti sonar, cesium magneto meters, software pemetaan GIS, teknologi pemindai logam terbaru, dan masih banyak lagi.

Perusahaan Allen sudah memiliki banyak proyek yang mengantre dan kebanyakan berada di lautan Asia. Di seluruh dunia, diperkirakan ada 3 juta kapal karam yang menunggu untuk ditemukan dengan nilai mencapai USD60 miliar. (Danang)

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini