nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TREN BISNIS: Lapangan Kerja Indonesia hingga Anggaran Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak

Keduari Rahmatana Kholiqa, Jurnalis · Rabu 21 Februari 2018 06:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 20 320 1862268 tren-bisnis-lapangan-kerja-indonesia-hingga-anggaran-kereta-cepat-jakarta-bandung-bengkak-Ceo4YlmtMH.jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - Penciptaan lapangan kerja mulai sulit pada bursa tenaga kerja Indonesia. Dari sisi sektor pertanian hingga perikanan jumlah penduduk bekerja berkurang 700.624 orang.

Sementara itu,  masyarakat Kota Malang kini bisa membuat sampah mereka menjadi uang melalui Bank Sampah Malang (BSM). Di mana nasabah bisa melakukan simpan pinjam dengan menggunakan sampah yang dikonversi menjadi uang.

Lalu, pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung diragukan banyak pihak. Namun, dipastikan akan tetap berjalan. Hanya saja pada kesempatan kali ini nilai proyek tersebut mengalami kenaikan dari apa yang sudah dianggarkan sebelumnya. 

Ketiga berita tersebut menjadi berita yang banyak menarik minat para pembaca di kanal Okezone Finance. Untuk itu, berita-berita tersebut kembali disajikan secara lengkap.

Bisnis Online Selamatkan Lapangan Kerja Indonesia

Peneliti Indef Nailul Huda mengatakan, pada era Presiden Jokowi-JK, dua sektor ekonomi justru minus penciptaan kerjanya. Di sektor pertanian, perkebunan, Kehutanan, perburuan dan perikanan, jumlah penduduk bekerja berkurang 700.624.

"Ini melanjutkan tren minus pada era Presiden SBY-Boediono. Dari sektor pertambangan dan penggalian juga kehilangan hampir 50.000 penduduk bekerja," tuturnya dalam dialog, di Kantor Indef, Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Rasio Penciptaan Kerja (RPK) di pertanian, perkebunan, kehutanan, perburuan dan perikanan serta pertambangan dan penggalian mengalami kondisi minus di tiga tahun awal pemerintah Presiden Jokowi. Artinya, pertumbuhan output sektor ini justru diikuti pengurangan jumlah penduduk bekerja.

"Sedangkan di sektor industri pengolahan, meskipun RPK nya positif, namun lebih rendah dari tiga tahun awal SBY-Boediono," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Peneliti Indef Andry Satrio Nugro menambahkan, rata-rata pertambahan penduduk bekerja pada era Presiden Jokowi ditopang oleh sektor jasa perdagangan dan transportasi.

Sektor perdagangan, restoran, jasa akomodasi merupakan sektor paling tinggi kinerja penciptaan kerja, baik dilihat dari sisi tambahan penduduk bekerja maupun dari RPK. Sektor ini mampu menghasilkan penduduk bekerja sebesar 1,1 juta per tahun.

"Hal ini disebabkan oleh masifnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia. Bisa dibilang sektor online selamatkan lapangan kerja yang tadi sektor pertanian dan perkebunan gagal ciptakan lapangan pekerjaan," tuturnya.

Pada sektor transportasi online terbukti juga mampu menciptakan kerja era Presiden Jokowi. Hal ini terlihat dari sektor transportasi, pergudangan dan komunikasi berhasil memberikan tambahan 169.137 penduduk bekerja per tahun.

"Capaian ini lebih baik dibandingkan era Presiden SBY-Boediono yang minus hampir 300 ribu orang pada eranya," tuturnya.

Perputaran Uang Bank Sampah Tembus Rp300 Juta/Bulan

Masyarakat Kota Malang kini bisa membuat sampah mereka menjadi uang melalui Bank Sampah Malang (BSM). Di mana nasabah bisa melakukan simpan pinjam dengan menggunakan sampah yang dikonversi menjadi uang.

Penanggung Jawab Bank Sampah Malang Kartika Ika Sari menjelaskan, setiap hari bank yang dikelolanya menerima 4,5 ton sampah. Ini hasil sampah dari 30 ribu nasabah yang terdata hingga Desember 2017.

Dengan jumlah nasabah ini perputaran arus kas mencapai Rp300 juta per bulan. Dengan total dana yang dihimpun, setidaknya untuk kuartal-II pasca Lebaran tahun 2017 sebesar Rp630 juta.

"Ini kita perhitungannya, enggak pakai bulan per Januari, tapi pakai hitung waktu per tahunnya per Lebaran. Jadi saat bulan puasa dana paling banyak ditarik bisa sampai Rp500 juta," ujar dia saat ditemui di lokasi, Selasa (20/2/2018).

Dia menjelaskan, ada 7 jenis tabungan, yakni tabungan Reguler, Lebaran, Pendidikan, Sembako, Kepedulian Sosial, Lingkungan, Asuransi Kesehatan. Namun yang paling diminati adalah jenis tabungan Lebaran, seperti deposito dengan jarak waktu 1 tahun.

"Reguler, pendidikan dan kepedulian sosial tidak terlalu banyak. 45% tabungan lebaran, sisanya lain-lain, campur," ucapnya.

Dari total 5,4 ton sampah yang masuk tiap harinya, kata dia, didominasi 60% sampah kertas, sedangkan 30% sampah plastik, selebihnya sampah jenis lain.

"Ini sebelum sampah dijual ke pabrik, yang plastik itu harus kita cacah dulu. 3-4 ton per minggu, karena 3-4 kali cacah. Karena sampah yang datang butuh waktu proses pemilahannya, pembersihannya," jelasnya.

Adapun nasabah ini terdiri dari nasabah individu dan kelompok atau yang biasa disebut unit. Nasabah individu merupakan nasabah perorangan yang langsung datang ke Bank Sampah Malang dengan dengan membawa sampah terpilah.

Sedangkan nasabah unit merupakan kelompok nasabah dari kelompok masyarakat dengan membentuk pengurus, dimana ada ketua sekretaris, dan bendahara. Ini dengan keharusan minimal 20 anggota dengan jumlah sampah minuman 50 kilogram saat diambil oleh pihak BSM, dimana jadwal pengambilan mengikuti ketentuan BSM.

"Kita punya 570 unit di Malang. Itu ada 200 yang instansi, ada 200 yang sekolah. Sekolah ini terdiri dari Universitas, SD, SMP, SMA," ujar dia.

Kartika menyatakan, sampah yang diterima bank terdiri dari sampah anorganik yang dibagi menjadi 4 golongan, yakni kertas, kaca, logam, dan plastik. Dari ke-4 golongan ini maka dipilah menjadi 72 jenis sampah. Dimana setiap jenis ini memliki harga yang berbeda-beda.

"Jadi sampah yang dibeli kita itu, beda harganya kalau langsung dicairkan dananya atau ditabung dulu. Lebih besar nilainya ditabung dulu" ucapnya.

Adapun untuk golongan kertas, jenis sampah dengan nilai paling rendah glangsi utuh (karung beras plastik) ukuran 10 kg per buah seharga Rp175, bila ditabung Rp250. Sedangkan yang paling tinggi jenis aki besar mobil 50 jet seharga Rp19.000 per unit, jika ditabung seharga Rp20.000.

Sedang untuk golongan kertas, nilai terendah yakni majalah/duplek seharga Rp450 per kg, bila ditabung Rp550. Palin tinggi jenis koran, seharga Rp1.850 per kg, bila ditabung sebesar Rp2.000

Untuk golongan logam yakni jenis seng biasa memiliki nilai terendah sebesar Rp550 per kg, jika ditabung Rp700. Sedangkan paling tinggi harga jenis tembaga super senilai Rp53.500 per kg, bila ditabung menjadi Rp55.000.

Kemudian untuk golongan kaca, terendah yakni harga beling, dimana baik langsung ditukar maupun ditabung, sama bernilai Rp75. Sedangkan. Paling tinggi harganya yakni botol bensin kaca dan botol bir, senilai Rp650 perbotol, jika ditabung menjadi Rp800.

Adapun BSM, merupakan bagian dari kontribusi Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menjaga lingkungan melalui program CSR (Corporate Social Responsibility)-nya.

Di mana bank ini pertama kali dibangun tahun 2011 dengan dana hibah dari Pemerintah Kota Malang sebesar Rp250 juta. Kemudian diikuti suntikan dana oleh PLN sebesar Rp180 juta pada tahun yang sama.

Nilai Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak, Jadi Rp81,9 Triliun

Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung diragukan banyak pihak. Namun, dipastikan akan tetap berjalan.. Hanya saja pada kesempatan kali ini nilai proyek tersebut mengalami kenaikan dari apa yang sudah dianggarkan sebelumnya.

Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) Dwi Windarto mengatakan, saat ini nilai proyek dari Kereta Cepat Jakarta Bandung tersebut menjadi USD6,071 miliar atau sekitar Rp81,9 triliun (mengacu kurs rupiah Rp13.500). Padahal sebelumnya, nilai investasi dari proyek ini hanya sekitar USD5,988 miliar atau sekitar Rp80,86 triliun. Jika dihitung, angka tersebut meningkat Rp1,04 triliun.

"USD6,071 miliar itu sudah lama kok. Sudah tanda tangan agreement," ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Dari jumlah tersebut 65% di antaranya merupakan pinjaman yang digelontorkan oleh Cina Development Bank (CDB). Sedangkan 25% sisanya berasal dari ekuitas perusahaan dalam hal ini PT KCIC.

"75% dari CDB 25% dari ekuitas pemegang saham. Pemegang saham KCIC itu 40% merupakan Beijing Yawan, dari 5 BUMN atau Pilar Sinergi BUMN Indondsia 60%," ucapnya.

Lebih lanjut Dwi menambahkan, bertambahnya nilai proyek kereta cepat Jakarta Bandung disebabkan adanya penambahan asuransi proyek serta komponen debt service reserve acoount (atau biaya untuk membuka rekening bank/DSRA). Keduanya membuat nilai proyek bertambah hingga USD100 juta.

"(Bengkak) karena Asuransi dan DSRA. Jadi reserve account yang harus ditanggung KCIC karena pinjaman," jelasnya.

Menurut Dwi, dengan adanya pembengkakan ini juga akan sedikit menambah pada bisnis model dengan menyediakan fasilitas hunian berkonsep transit oriented development (TOD). Rencananya akan dibangun tiga TOD.

"Yakni, di wilayah Karawang, Walini dan juga Tegal Luar," tutup Dwi.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini