Generasi Milenial Boros, Iuran Tapera Diusulkan Naik Jadi 5%

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 21 Februari 2018 19:50 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 21 320 1862822 generasi-milenial-boros-iuran-tapera-diusulkan-naik-jadi-5-3TKKT9rtqn.jpg Ilustrasi Perumahan. (Foto: ANT)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong masyarakat untuk memiliki rumah. Hal ini dilakukan dengan pembentukan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Sesuai dengan Undang-Undang (UU) Tapera maka akan dilakukan pembentukan BP Tapera pada akhir Maret 2018. Pasca-terbentuknya Tapera nantinya masyarakat khususnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan ditarik uang sebesar 3% dari penghasilannya.

Country General Manager Rumah123.com Ignatius Untung, menyambut positif upaya pemerintah dalam mengahdirkan Tapera. Karena menurutnya, kehadiran Tapera bisa menjadi salah satu solusi bagi generasi milenial untuk memiliki hunian.

Bahkan, lanjut Untung, ada baiknya pemerintah menaikan presentase pemotongan penghasilan dari batas yang sudah ditentukan sekarang. Untung menyarankan agar pemotongan penghasilan untuk pemilikan rumah berada di kisaran 5% dari penghasilan.

Apalagi, beberapa waktu belakangan ini generasi Milenial disebut-sebut akan sulit memiliki hunian. Hal itu dikarenakan gaya hidup yang terlalu glamournya dan keinginan untuk selalu terlihat eksis yang menjadi kebiasaan dari generasi Milenial. "Bagus kalau saya sangat setuju kalau bisa jangan 3% tapi 5%," ujarnya saat ditemui di Kantor Rumah123.com, Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Baca Juga: Gaji PNS Bakal Dipotong Lagi 3% untuk Tapera

Menurut Untung, dengan adanya potongan Tapera, para generasi milenial diajarkan untuk menabung agar bisa memiliki hunian. Pasalnya hampir 50% penghasilan dari generasi Milenial saat ini digunakan untuk konsumsi.

"Orang kan harusnya nabung dulu baru sisanya dipake untuk konsumsi. Ini enggak , nabungnya ntar nanti sisanya yang sudah dipakai untuk konsumsi ya enggak pernah ada sisanya," ucapnya.

Apalagi, lanjut Untung, generasi Milenial juga dikenal sebagai generasi yang paling boros. Karena selalu menghambur-hamburkan untuk hal yang tidak penting.

"Kenapa Tapera bagus? Karena kalau kita beda pengeluaran kita itu tiap bulan larinya ke mana coba? Itu lebih ke konsumtif. Sesuatu yang seharusnya engga kita beli juga, padahal mending beli yang lain. Artinya kita enggak belanjakan. Ke manapun kita baik-baik saja, tetap hidup punya temen tetep eksis juga. Memang kita ini kan bangsa boros gitu ya," jelasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini