nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembiayaan BFI Finance Tumbuh 33,5% Didorong Pembiayaan Mobil Bekas

Koran SINDO, Jurnalis · Minggu 25 Februari 2018 12:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 02 25 320 1864469 pembiayaan-bfi-finance-tumbuh-33-5-didorong-pembiayaan-mobil-bekas-6jzNfKzqh5.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) sepanjang 2017 mencatat pembiayaan Rp14,3 triliun atau tumbuh 33,5% dibanding tahun lalu.

Pencapaian ini juga melampaui target awal tahun yang ditetapkan sebelumnya, yaitu Rp13 triliun.
Direktur Keuangan BFI Finance, Sudjono mengatakan, dari nilai pembiayaan tersebut, pembiayaan mobil bekas memberikan kontribusi terbesar dengan persentase 70%.

Diikuti dengan pembiayaan sepeda motor bekas dan alat-alat berat (termasuk mesin-mesin) masing-masing sebesar 13% dan sisanya diisi oleh pembiayaan mobil baru dan properti yang masing-masing memberikan kontribusi sebesar 2%.

”BFI Finance juga berhasil membukukan laba bersih perusahaan sebesar 49% atau Rp1,188 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp798 miliar,” ujar Sudjono dalam siaran pers, Sabtu (24/2/2018).

Baca Juga: BFI Finance Kantungi Izin Usaha Syariah

Menurut dia, pertumbuhan ini didukung oleh 342 outlet perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Provinsi Sumatera Utara hingga Papua.

Di samping itu, perseroan juga berhasil mencatat rasio pembiayaan bermasalah atau non-performance financing (NPF) di bawah 1% yaitu 0,95% atau lebih rendah dari persentase rata-rata industri di angka 2,96%.

Sementara itu, Direktur Risiko BFI Finance, Sigit Hendra Gunawan menambahkan, perseroan akan terus fokus untuk menjaga NPF perusahaan di bawah 1,5% pada masa-masa mendatang, untuk kelangsungan usaha yang berkelanjutan.

”Kami mengimplementasikan strategi pengendalian risiko yang terintegrasi dari awal hingga akhir yang dimulai dari proses analisis kredit hingga manajemen penagihan yang efektif dan efisien,” kata dia.

Baca Juga: BFI Finance Sasar 15.000 Nasabah di Bali

Untuk 2018, BFI Finance memproyeksikan penyaluran pembiayaan dapat tumbuh pada kisaran 20%.

Perseroan juga akan memperluas jaringannya dengan membuka sekitar 40 outlet baru, sekaligus akan meluncurkan produk baru, yaitu BFI Syariah pada pertengahan kuartal-I 2018.

”Tahun ini kami tetap fokus pada produk yang memberikan potensi pertumbuhan dan margin yang baik, memperluas kolaborasi strategis, serta meningkatkan pelayanan kepada mitra bisnis perusahaan, seperti agen, dealer/supplier, dan terus meningkatkan ekspansi jaringan perusahaan, serta perbaikan sistem kerja yang lebih efektif sehingga pelayanan kepada konsumen akan semakin cepat dan efisien,” paparnya. (yau)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini