nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mobil Listrik Bebas Pajak Barang Mewah

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 26 Februari 2018 15:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 26 20 1864908 mobil-listrik-bebas-pajak-barang-mewah-ErM6o3iflZ.jpg Foto: Yohana/Okezone

JAKARTA - Pemerintah saat ini tengah mengkaji sistem perpajakan untuk mobil listrik. Rencananya, mobil listrik tak akan dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) serta dikenakan bea masuk sebesar 5%.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, pembahasan pajak untuk mobil listrik ini masih berada di antara kementerian.

“Ini terkait dengan kebijakan antar kementerian dan pada prinsipnya PPnBM di-nolkan dan bea masuk sekitar 5%. Ini masih diomongkan,” katanya di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (25/2/2018).

Baca Juga: Mobil Sedan Tak Kena Pajak Barang Mewah, Sri Mulyani: Automotif Banyak Ciptakan Lapangan Kerja

Soal waktu finalisasi pajak mobil listrik, Airlangga mengatakan, kebijakan ini dimungkinkan akan selesai satu bulan mendatang.

“Jadi ini sedang dibahas dan ditunggu sekitar satu bulan, ini kita sedang difinalisasikan,” katanya.

Menurutnya, dengan tidak mengenakan mobil listrik ke dalam kategori barang mewah, maka akan mendorong percepatan industri mobil listrik di Indonesia.

Baca Juga: Pajak Mobil Sedan Masih Didiskusikan oleh Kementerian Keuangan

“Jadi kita memang ingin mendorong untuk mobil Low Carvon Emission Vehicle (LCEV/ emisi karbon rendah/mobil listrik), karena ini bukan barang mewah lagi. Ini mobil compact car bisa dinikmati keluarga kecil," ucapnya.

Selain itu, Airlangga juga mengungkapkan bukan hanya mobil listrik, tapi juga mobil sedan ke depannya takkan lagi masuk dalam kategori barang mewah.

"Ke depan, sedan bukan barang mewah karena ekspor compact car besar. Kita ingin dorong dengan PPnBM rendah, banyak keluarga kecil bisa manfaatkan compact car ini," jelas dia.

Baca Juga: Sri Mulyani Sudah Bahas Penghapusan Pajak Barang Mewah Mobil Sedan

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan,  pengembangan teknologi menuju kendaraan listrik saat ini memang sudah masuk dalam roadmap pengembangan kendaraan bermotor nasional.

Dalam persiapannya memang akan membutuhkan waktu di antaranya infrastruktur pendukung mobil listrik. Kata dia, pihaknya saat ini tengah mendorong terkait kesiapan seperti baterai, motor listrik, dan power control unit (PCU) untuk mobil listrik.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini