Share

Bursa Saham Asia Turun Tipis di Awal Pekan

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 05 Maret 2018 08:46 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 05 278 1867900 bursa-saham-asia-turun-tipis-di-awal-pekan-a5pirLJ5bJ.jpg Foto: AFP

JAKARTA - Bursa saham Asia turun tipis pada perdagangan Senin waktu setempat. Berbeda hal dengan Wall Street yang ditutup sebagaian menguat pada akhir pekan lalu karena para investor terus mempertimbangkan pernyataan Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif pada impor baja dan aluminium.

Melansir CNBC, Senin (5/3/2018), indeks saham acuan Jepang, Nikkei 225 turun tipis 0,56% di tengah penguatan yen. Saham-saham eksportir mengalami penurunan, seperti saham produsen mobil dan teknologi.

 Baca juga: Wall Street Mixed Hadapi Kebijakan Baru Amerika

Tercatat, saham Honda Motor dan Toyota masing-masing turun 1,28% dan 0,36%. Sementara itu, saham Sony turun 0,65% dan Nintendo kehilangan 1,11%.

Saham produsen baja,JFE Holdings turun 2,35% memperpanjang kerugian yang terlihat pada sesi terakhir.

Indeks saham acuan Korea Selatan, Kospi tergelincir 0,23 persen. Saham sektor teknologi beragam di awal perdagangan, dengan Samsung Electronics turun 0,96% dan SK Hynix naik 0,65%.

 Baca juga: Wall Street Jatuh Dipicu Kekhawatiran Tarif Impor Baja

Sementara itu, indeks saham acuan Australia, S&P/ASX 200 juga melemah 0,3%. Tujuh dari 12 sub indeks acuan diperdagangkan di wilayah negatif pada awal perdagangan, dengan sub-indeks material turun 0,6%. Saham pertambangan BHP dan Rio Tinto turun 1,35% dan 0,98%.

Bank "Big Four" negara tersebut diperdagangkan di wilayah negatif, dengan sektor ini turun 0,6%, dengan Westpac turun 0,91% yang memimpin kerugian di sektor ini.

Di sisi lain, Kongres Rakyat Nasional China akan dimulai dalam beberapa hari ke depan.

Perdana Menteri China Li Keqiang mengatakan bahwa negara tersebut menargetkan pertumbuhan PDB sekitar 6,5% tahun 2018. Ini adalah target pertumbuhan yang sama pada tahun 2017.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini