Image

Harga Solar Mahal, BPH Migas: Ada Penyimpangan Program BBM Satu Harga

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 07 Maret 2018 13:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 07 320 1869086 harga-solar-mahal-bph-migas-ada-penyimpangan-program-bbm-satu-harga-4khRFIZ1AF.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas) mendapati tingginya harga BBM subsidi, yakni solar dan premium karena ada penyimpangan yang dilakukan dalam program BBM Satu Harga di wilayah Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Komite BPH Migas Hendry Ahmad mengatakan, dalam hasil pengawasan BBM Satu Harga di Kabupaten Sumenep, ditemukan distribusi yang lancar hanya saja ternyata fasilitas penyaluran belum dibangun.

"BBM Satu Harga di Sumenep, di Kepulauan Sambudi yaitu di Kota Nunggunung dan Kepualauan Raas, ternyata BBM ini sebagian dijual ke pengepul dalam bentuk drum. Dari pengepul dijual ke pengecer, akhirnya masyarakat mendapatkan Premium Rp9.000-Rp10.000 per liter, Solar Rp7.000-Rp7.500 per liter," tuturnya, di Gedung BPH Migas, Jakarta, Rabu (7/3/2018).

BPH Migas juga menemukan penyimpangan penyaluran BBM Satu Harga di Pulau Sangiang, Banten. Hendry mengatakan, Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) yang sudah dioperasikan menjual bensin dengan drum ke pengepul bukan langsung ke masyarakat.

"Kami menindaklanjuti ini dengan Pertamina dan Pemda, kesepakatan Jumat besok untuk mencari solusi. Sementara APMS dinonaktifkan, kami akan mengatur Pemda bagaimana mendistribusikan bensin di wilayah itu supaya tidak mengganggu kepentingan masyarakat," ujarnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini