Share

Bursa Asia Menguat Setelah Trump Teken Tarif Impor Baja

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 09 Maret 2018 08:22 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 09 278 1870067 bursa-asia-menguat-setelah-trump-teken-tarif-impor-baja-9E4g08VexK.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Bursa saham Asia dibuka menguat pada perdagangan Jumat waktu setempat, mengikuti penguatan Wall Street menyusul sudah ditekennnya tarif impor baja dan aluminium oleh Presiden Donald Trump. Selain itu, pelaku pasar juga menunggu keputusan suku bunga Bank of Japan.

Di satu sisi, Presiden Donald Trump bakal melakukan pertemuan dengan Presiden Korea Utara Kim Jong Un pada bulan Mei.

Melansir CNBC, Jumat (9/3/2018), indeks saham acuan Jepang, Nikkei Jepang naik 1,19% pada awal perdagangan dan indeks Topix naik 1%.

 Baca juga: Trump Resmi Teken Tarif Impor Baja dan Aluminium, Begini Aturannya

Sementara itu, indeks saham acuan Korea Selatan, Kospi menguat 0,66%, namun saham produsen baja melemah, dengan saham Posco dan Hyundai Steel masing-masing turun 1,54% dan 1,15%.

Indeks saham acuan Australia, ASX 200 naik tipis 0,28% pada awal perdagangan, dengan sekitar setengah dari sub-indeksnya mencatat penurunan kecil. Di bagian pendapatan perusahaan, pengembang properti China Vanke dan perusahaan fashion mewah Prada diperkirakan akan melaporkan pendapatannya pada hari Jumat.

 Baca juga: Wapres Siapkan Balasan Jika AS Terapkan Perang Dagang

Trump menandatangani tarif

Pasar saham di negara bagian lainnya juga ditutup dengan keuntungan moderat, setelah Trump menandatangani tarif impor baja dan aluminium yang membebaskan Kanada dan Meksiko. Langkah tersebut berlaku dalam 15 hari, akan menghasilkan tarif masing-masing 25% dan 10% untuk baja dan aluminium.

Awal pekan ini, Gary Cohn, penasihat ekonomi Trump, mengundurkan diri dari jabatannya setelah pengumuman pekan lalu bahwa tarif tersebut akan diimplementasikan.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini