nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

EBA-SP SMF Rp2 Triliun Resmi Melantai di BEI untuk Biayai KPR

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Jum'at 09 Maret 2018 10:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 09 278 1870093 eba-sp-smf-rp2-triliun-resmi-melantai-di-bei-untuk-biayai-kpr-SdyTULuagn.jpg Foto: Lidya (Okezone)

JAKARTA - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF telah meIakukan pencatatan perdana atas Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP SMF-BTN04) di Bursa Efek Indonesia. Pencatatan ini setelah mendapatkan rating idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Pencatatan EBA-SP SMF-BTN04 tersebut merupakan hasil kerjasama sekuritisasi aset KPR senilai Rp2 triliun antara SMF dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. EBA-SP tersebut terdiri dari kelas A dan Kelas B.

 Baca juga: SMF Terbitkan Obligasi Rp2 Triliun untuk Ganti Biaya KPR

Untuk Kelas A dibagi menjadi 2 seri, yaitu Seri A1 (SPSMFBTNO4A1) senilai Rp700 miliar dengan kupon 7% per tahun dan Sen A2 (SPSMFBTNOdAZ) senilai Rp 1,124 triliun dengan kupon 7,5% per tahun. Sedangkan Kelas B senilai Rp176 miliar.

Pada transaksi tersebut, SMF berperan sebagai penerbit, arranger dan pendukung kredit. Sedangkan BTN, dalam haI ini berperan sebagai kreditur asal dan sebagai penyedia jasa (servicer), serta Bank BRI sebagai WaIi Amanat dan Bank Kustodian.

Bank BTN berencana hasil sekuritisasi ini digunakan untuk mendukung pembiayaan kredit perumahan rakyat (KPR) yang menjadi fokus bisnis perseroan guna menyukseskan Program Satu Juta Rumah. Program perumahan nasional tersebut memerlukan dana jangka panjang yang cukup besar.

 Baca juga: Obligasi SMF Rp2 Triliun Resmi Melantai di BEI

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, Bank BTN bersama SMF telah menginisiasi transaksi Sekuritisasi KPR sejak tahun 2009. Total sekuritisasi KPR yang teIah diterbitkan sampai dengan saat ini dengan skema KIK EBA maupun EBA SP mencapai Rp9,655 Triliun. Dengan skema EBA-SP sebesar Rp4,2 Triliun. Sementara sisanya dengan skema KIK EBA sebesar Rp5,455 Triliun.

Transaksi sekuritisasi asset Ini menunjukkan komitmen Bank BTN sebagai perbankan di Indonesia untuk mempeIopori pengembangan pasar modal dan produk EBA yang perIu didukung. MeIalui transaksi sekuritisasi ini, Bank BTN dapat memanfaatkannya sebagai sumber dana penyaluran KPR baru sekaligus menjaga rasio kecukupan modal.

"Diharapkan dengan transaksi sekuritisasi ini akan memberikan peluang yang cukup besar bagi Bank BTN dalam mendukung pembiayaan perumahan bagi masyarakat menengah ke bawah, sekaligus dalam rangka mendukung program satu juta rumah yang menjadi program pemerintah saat ini," ungkap Maryono di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Sementara itu, Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo mengatakan bahwa Penerbitan EBA-SP sebesar Rp2 Triliun tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan transaksi sekuritisasi SMF dengan target senilai Rp2 triliun di tahun ini.

"Investor cukup confident akan efek ini, karena efek ini penerbitnya adaIah SMF yang merupakan BUMN yang 100% dimiliki oleh pemerintah dengan peringkat idAAA dari Pefindo baik secara Korporasi maupun Surat Utangnya," tukasnya.

Diketahui, sampai saat ini SMF telah melakukan 12 kaIi penerbitan transaksi sekuritisasi yang 11 transaksi bekerjasama dengan Bank BTN dan satu transaksi dengan Bank Mandiri. Seluruh EBA-SP tersebut mendapatkan rating idAAA dari Pefindo.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini