nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengusaha Mebel Incar USD5 Miliar dan 500.000 Tenaga Kerja

Ulfa Arieza, Jurnalis · Jum'at 09 Maret 2018 11:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 09 470 1870135 pengusaha-mebel-incar-usd5-miliar-dan-500-000-tenaga-kerja-hZb9duGYMF.jpg Foto: (Ulfa/Okezone)

JAKARTA - Pameran mebel, furniture, dan kerajinan tangan, Indonesia bertaraf internasional, Indonesia International Furniture Expo (IFEX) kembali digelar. IFEX tahun ini merupakan IFEX kelima setelah penyelenggaraan IFEX pertama di tahun 2014.

Tidak jauh berbeda dengan penyelenggaraan di tahun sebelumnya, yaitu mengambil tempat di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.

 Baca juga: Pengusaha Tolak Wacana Ekspor Log dan Rotan

Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Soenoto mengatakan, pada penyelenggaraan kali ini, IFEX menargetkan peningkatan, baik dari sisi peserta pameran, pengunjung hingga transaksi yang dihasilkan.

"Pengikutnya semakin banyak lebih dari 500. Lalu, visitor kita targetkan sekitar 6.000. Acara ini kita gelar di atas lahan sekitar 60.000 square meter," ujarnya dalam pembukaan IFEX 2018, di JIExpo Kemayoran, Jumat (9/3/2018).

 Baca juga: Simak! Kalah Jauh dari Vietnam, Begini Cara RI Kejar Ketinggalan Ekspor Mebel

Soenoto melanjutkan, pertumbuhan industri mebel perlu mendapatkan dukungan dari pemerintah lantaran industri mebel adalah sektor padat karya yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.

"Industri furniture padat karya kita targetkan sampai USD5 miliar, karena rasionya itu per USD1 mampu menyerap tenaga kerja 500 ribu tenaga kerja," kata dia.

 Baca juga:Wih, Pameran Mebel Internasional Bidik Nilai Transaksi USD1 Miliar

Pemeran mebel dan furniture terbesar di Asia Tenggara ini akan berlangsung dari tanggal 9 hingga 12 Maret 2018. Seremonial pembukaan dihadiri oleh Ketua Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Arlinda.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini