nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hari Perempuan Internasional, Sri Mulyani: Peranan Wanita Buat Dunia Seimbang dan Damai

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 14:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 14 20 1872610 hari-perempuan-internasional-sri-mulyani-peranan-wanita-buat-dunia-seimbang-dan-damai-l5azoC17HC.jpg Foto: Sri Mulyani di DPR (Lidya/Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri acara International Womens Day di lingkungan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sri Mulyani dipercaya untuk menjadi pembicara karena menjadi salah satu rekanan DPR yang memberikan inspirasi.

"Saya merasa sangat terhormat dan privilege untuk bisa diberikan kesempatan oleh pimpinan DPR memberikan keynote speech di dalam rangka peringatan International Womens Day di parlemen Indonesia. Ini adalah salah satu bentuk peringatan atau celebrate dari satu hari yang didedikasikan kepada seluruh perempuan di dunia," ungkapnya di Komplek DPR, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

 Baca Juga: Begini Reaksi Sri Mulyani soal Namanya Dicatut dalam Kasus Penipuan

Menurutnya, peranan perempuan dalam pembangunan dunia tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena saat ini wanita sudah mulai bangkit dan bisa menimpin. Wanita juga mampu menciptakan kedamaian di dunia. "Congratulation to all you sitting here but also all the women in the world because you roll mode, bahwa peranan perempuan itu membuat dunia menjadi lebih balance (seimbang) dan damai," jelasnya.

Sri Mulyani menambahkan, saat ini perempuan sudah bisa memimpin suatu negara bahkan dunia. Ini adalah suatu kemajuan yang harus diapresiasi bahwa perempuan tidak lagi tertinggal.

"Kita semua tahu bahwa peringatan-peringatan International Womens Day pada tahun ini mengambil topic race for progres. Ini adalah suatu tema yang begitu relevan di seluruh dunia, bagaimana perempuan dan juga laki-laki mengetahui bahwa we still make the progres. Bagaimana kita terus mendorong sehingga terjadi kemajuan di dalam hubungan di antara dan peranan perempuan di dalam suatu negara," imbuhnya.

 Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Utang Indonesia Aman

Mantan Pelaksana Bank Dunia ini menyebutkan, peringatakan hari wanita sedunia sudah berlangsung lama sejak pertama kali dilakukan pada tahun 1911. Ini merupakan perjalanan panjang yang telah menghasilkan kemajuan yang positif.

"Ini terlihat di dalam berbagai indikator menunjukkan kesamaan atau disebut gender priority yang terjadi sampai hari ini. Progress mesti tetap harus dilakukan dan dicapai oleh kita semua. Oleh karena itu saya juga ingin menyampaikan terimakasih kepada seluruh stakeholder, shareholder, pemangku yang selama ini terus memperjuangkan baik melalui policy, aktivism, support untuk terus bisa meningkatkan yang namanya disebut gender priority dan gender inquality," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini