nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasar Saham Asia Dibuka Penuh Kekhawatiran

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 09:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 14 278 1872438 pasar-saham-asia-dibuka-penuh-kekhawatiran-HYY6dlNAVx.jpg Ilustrasi Indeks Asia. (Foto: Shutterstock)

SYDNEY - Pasar saham Asia dibuka melemah, di tengah kekhawatiran meningkatnya proteksionisme Amerika Serikat (AS), karena Presiden Donald Trump memecat Menteri Luar Negeri. Selain itu, adanya kekhawatiran China akan ikut serta dalam perang dagang juga membuat investor semakin cemas.

Kombinasi tersebut membuat investor bergegas untuk keamanan karena ekuitas global mengalami penurunan, dolar AS turun dan obligasi menguat.

Indeks MSCI terluas di Asia-Pasifik, di luar Jepang, turun 0,3%, dari kenaikan tertinggi 1,5 bulanan kemarin. Pasar saham Australia tergelincir 0,8% pada awal perdagangan, sementara indeks Nikkei Jepang. N225 turun 0,8%. Indeks Kospi Korea Selatan .HS11 turun 0,7%.

Bursa Asia mengikuti penurunan di Wall Street, dengan Dow .DJI turun 0,7%, indeks S&P 500.SPX turun 0,6% dan Nasdaq Composite .IXIC turun 1,0%.

Trump telah memecat Menlu AS Rex Tillerson setelah serangkaian keretakan publik atas kebijakan Korea Utara, Rusia dan Iran. Dia pun mengganti Rex dengan Direktur CIA Mike Chaweo.

Kritikus mengatakan bahwa langkah tersebut akan menambah ketidakstabilan administrasi Trump, dan menandai kepergiaan moderat lain yang berusaha menekankan hubungan kuat Amerika Serikat dengan sekutu-sekutunya.

Secara terpisah, Trump juga ingin menerapkan tarif impor China hingga USD60 miliar, yang ditargetkan pada teknologi informasi, elektronik konsumen dan telekomunikasi, dua orang yang telah mendiskusikan masalah ini dengan administrasi Trump.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini