nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Semen Baturaja Perpanjang Pengelolaan Lahan Pelindo II hingga 2043

Agregasi Rabu 14 Maret 2018 13:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 14 278 1872568 semen-baturaja-perpanjang-pengelolaan-lahan-pelindo-ii-hingga-2043-b5CNEWE2Aa.jpg Ilustrasi (shutterstock)

JAKARTA - PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) memperpanjang pengelolaan lahan di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung yang merupakan milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II selama 30 tahun periode. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, perseroan mengungkapkan, dengan perpanjangan tersebut menjadikan Semen Baturaja dapat mengelola lahan tersebut selama 30 tahun, terhitung mulai rentang periode 1 Januari 2013 hingga 31 Desember 2043.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan adendum perjanjian kerja sama pengelolaan lahan oleh kedua pihak, yang tertuang dalam perjanjian kerja sama penggunaan bagian-bagian tanah hak pengelolaan di pelabuhan Panjang.

”Permintaan semen di Lampung mengalami peningkatan signifikan. Hal tersebut berpeluang mengerek pangsa pasar SMBR menjadi lebih besar, bahkan perseroan percaya diri dapat menguasai pasar Lampung," kata Direktur Utama Semen Baturaja, Rahmad Pribadi.

Dari hasil penandatanganan addendum perjanjian kerja sama tersebut diharapkan dapat menjamin kelancaran operasional Semen Baturaja, khususnya operasional di wilayah Panjang, Lampung. Sebelumnya, Semen Baturaja telah menjalin kerja sama dengan Pelindo II dalam hak pengelolaan lahan (HPL) milik Pelindo II. Kerja sama dimanfaatkan perseroan untuk mendirikan pabrik penggilingan dan pengantongan semen di Panjang.

Melihat permintaan semen di wilayah Lampung yang mengalami peningkatan signifikan dan potensi untuk menguasai pangsa pasar yang lebih luas, kerja sama antarperseroan diperpanjang menjadi 30 tahun hingga 31 Desember 2043. Kerja sama antara Semen Baturaja dengan Pelindo II juga diperluas pada bidang-bidang lain seperti pembongkaran, pemuatan dan angkutan barang curah yang sebelumnya juga telah disepakati.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini