nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Amerika Serikat Berniat Tingkatkan Investasi di Indonesia

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 14:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 14 320 1872616 amerika-serikat-berniat-tingkatkan-investasi-di-indonesia-LxminvLyKn.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pebisnis Amerika Serikat yang tergabung dalam US-ASEAN Business Council mendatangi kantor Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Dalam pertemuan tersebut, para pebisnis asal Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.

CEO of the US-ASEAN Business Council (Organisasi Perundingan Bisnis Amerika untuk Asean) Alexander Feldmen mengatakan, kondisi perekonomian Indonesia saat ini mulai terus membaik. Meskipun berbagai tantangan terus berdatangan dan menerpa Indonesia.

"Saya fikir ini semakin baik (perekonomian Indonesia), meskipun tantangan ada di mana-mana. Presiden (Jokowi) sendiri sudah berbicara kemarin," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Menurut Feldmen, para pengusaha Amerika Serikat juga mengapresiasi upaya reformasi ekonomi yang dilakukan Indonesia terutama dalam reformasi birokrasi. Pasalnya berkat reformasi birokrasi Indonesia berhasil menarik banyak investor dari luar negeri.

"Saya pikir keadaan (iklim investasi) Menjadi lebih baik dan Indonesia adalah pasar yang baik bagi investor internasional tak terkecuali Amerika Serikat," ucapnya.

Menurutnya, para pebisnis Amerika Serikat bahkan berniat untuk terus mengembangkan investasinya di Indonesia. Sehingga di masa mendatang, Amerika Serikat bisa menjadi investor terbesar Indonesia.

Saat ini kata Feldmen, Amerika Serikat merupakan investor terbesar keempat di Indonesia. Namun dirinya mengklaim jika investasi yang dikeluarkan oleh perusahaan Singapura juga berasal dari Amerika Serikat.

"Amerika Serikat itu investor terbesar keempat di Indonesia. Tapi saya rasa investasi Singapura di Indonesia juga dananya berasal dari kami jadi bisa dikatakan kami adalah nomor 2 atau 3 di Indonesia. Nah ini akan kami terus kembangkan. Jadi kita akan terus berinvestasi dan kita sudah disini," jelasnya.

Adapun beberapa yang disebutnya cukup menarik untuk berinvestasi adalah di bidang pariwisata. Menurutnya, industri pariwisata Indonesia sangat memiliki potensi yang berkembang karena sebagian besar daerahnya merupakan wilayah laut.

Bahkan lanjut Feldmen, untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata, perusahaan Amerika bisa membantu Indonesia untuk memperbaiki ekosistem lautnya. Apalagi, dalam beberapa waktu belakangan, masalah sampah plasti menjadi isu paling hangat dan serius yang harus ditanggulangi.

"Menurut saya ada daerah khusus di bidang pariwisata dan seputar industri pariwisata yang masuk akal, dan ada cara perusahaan Amerika bisa mendidik dan bekerja sama dengan pemerintah untuk mendidik masyarakat Indonesia tentang masalah reruntuhan laut, dan tentang tantangan dalam pariwisata," kata Feldmen.

Lebih lanjut Feldmen menambahkan, pihaknya masih akan terus menemui beberapa Menteri kabinet kerja dalam beberapa hari kedepan untuk membahas mengenai kemungkinan bagi perusahaan asal Amerika Serikat bisa berinvestasi di Indonesia. Yang terdekat, dirinya mengaku akan bertemu dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong di Yogyakarta pada esok hari.

"Kita akan menemui ketua Lembong dan beberapa menteri di sana (Yogyakarta) besok," ucapnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini