nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Mendag Enggar, Busana Muslim Indonesia Terkenal di Dunia

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Rabu 14 Maret 2018 17:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 14 320 1872702 cerita-mendag-enggar-busana-muslim-indonesia-terkenal-di-dunia-OFrIinwOgv.jpg Foto: Menteri Perdagangan Enggartiasto (Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan gencar menjajakan produk Indonesia agar lebih dicintai di negara sendiri. Ini dilakukan agar masyarakat tidak ketergantungan dengan barang impor dari negara lain yang masih menjadi tren.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyebutkan, saat ini semakin banyak produk unggul Indonesia yang mampu bersaing dengan produk luar negeri. Seperti contoh busana muslim Indonesia yang sangat mendapatkan kepercayaan dari negara lain.

"Cukup banyak (produk unggul Indonesia), satu hal yang pasti busana muslim kita itu banyak sekali demand-nya dan cukup digemari karena dia juga lebih fancy dan tren mode bisa diterima dan mereka lebih percaya busana muslim kita," ungkap Enggar saat Okezone berkunjung ke kantornya, Rabu (14/3/2018).

"Jadi mereka bilang busana muslim Indonesia terpercaya dan sudah trust. Banyak hal sudah mulai meningkat," imbuhnya.

Baca Juga: Tol Laut Berbasis Kontainer, Pelabuhan Tanjung Priok Diharap Beroperasi 7 Hari

Enggar menyebutkan, tidak hanya busana muslim yang harus digemari dan mendapatkan tempat di hati dan pasar internasional tapi produk lainnya juga harus. Karena dia menilai, sekarang ini masyarakat tidak akan lagi melihat merek dari produk tapi lebih kepada kualitas dan keunikan dari suatu produk.

"Sekarang trennya sudah mulai perubahan, yang branded itu hanya limit terbatas, tas-tas dengan kerajinan kita dibuat dengan bagus sudah mulai bergeser, ibu-ibu sudah mulai berubah," jelasnya.

Dia juga sebelumnya sempat menceritakan mengenai istrinya yang mendapatkan apresiasi karena dengan konsisten menggunakan produk asli dalam negeri yang ternyata memiliki kualitas bagus.

Baca Juga: Tol Laut Turunkan Harga Barang-Barang di Timika, Ini Daftarnya

"Istri saya saja pakai produk-produk dalam negeri dan dapat apresiasi dan kemudian itulah yang diikuti oleh orang lain, kemudian penjualannya meningkat," kata dia.

Sementara itu, Enggar menjelaskan yang menjadi kendala saat ini adalah bagaimana cara promosinya. Karena media untuk promosi masih sangat minim, pemerintah gencar membangun market place khusus untuk produk IKM.

"Kita sudah banyak sekali jadi tren perubahan untuk domestik sudah besar dan sekarang bagaimana kita perlukan media promosinya, salah satunya adalah market place tadi. Dengan market place ini kita bisa promosikan produk IKM kita yang berkualitas," tukasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini