nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasar Saham Asia Semakin Tertekan, Investor Kabur ke US Treasury

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Kamis 15 Maret 2018 08:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 15 320 1873004 pasar-saham-asia-semakin-tertekan-investor-kabur-ke-us-tresury-8KQnEl1Sun.jpg Ilustrasi Indeks Asia. (Foto: Reuters)

TOKYO - Pasar saham Asia kembali berada di bawah tekanan, setelah investor memilih obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) sebagai safe haven, di tengah meningkatnya kekhawatiran investor akan meningkatnya tekanan perdagangan akan melukai ekonomi global.

Indeks MSCI, terbesar di Asia Pasifik di luar Jepang, tergelincir 0,05%. Pasar Asia membuntuti Wall Street, yang jatuh untuk sesi ketiga berturut-turut semalam, setelah Presiden AS Donald Trump berusaha menerapkan tarif baru di China, yang mengintensifkan kekhawatiran akan perang dagang.

Saham Boeing Co (BA.N), yang terlihat sangat rentan terhadap perang dagang dengan mitra dagang AS turun 2,5%, memimpin penurunan pada Dow .DJI.

Kerugian pasar ekuitas meluas, dengan indeks pan-Eropa FTSEurofirst 300.FTEU3 turun 0,14% semalam dan indeks saham global MSCI kehilangan 0,46%. Pasar saham Australia turun 0,35%, indeks KOSPI Korea Selatan .KS11 kehilangan 0,15% dan Nikkei Jepang. N225 turun 0,15%.

Hasil Treasury benchmark 10-tahun US10YT = RR stabil di 2,81% mengalami penurunan hari ketiga berturut-turut semalam, di tengah meningkatnya ketegangan diplomatik antara Inggris dan Rusia. Di sisi lain, data penjualan ritel AS yang lembut dan kekhawatiran mengenai masalah politik dan perdagangan Washington, menambah kekhawatiran investor.

Momok perang perdagangan juga mendorong permintaan utang Eropa, dengan yield obligasi 10 tahun Jerman DE10YT = RR menurun ke level terendah 1,5 bulan di 0,583%. Hasil panen di gilt Inggris dan obligasi pemerintah Perancis juga turun.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini