Share

Ketidakpastian Politik Makin Bertambah, Pasar Saham Asia Dibuka Tergelincir

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Jum'at 16 Maret 2018 08:35 WIB
https: img.okezone.com content 2018 03 16 278 1873566 ketidakpastian-politik-makin-bertambah-pasar-saham-asia-dibuka-tergelincir-zd5FQyFwEh.jpg Ilustrasi Indeks Asia. (Foto: Reuters)

TOKYO - Pasar saham Asia berada pada posisi defensif karena kekhawatiran atas penyelidikan Amerika Serikat (AS) menguji saraf investor, yang sudah diliputi oleh kekhawatiran bahwa kenaikan tarif Amerika dapat melukai ekonomi global dan memicu perang dagang.

Indeks MSCI terluas di Asia-Pasifik, di luar Jepang, tergelincir 0,2% pada awal perdagangan. Indeks Nikkei Jepang. N225 turun 0,3%. Di Wall Street, S & P 500.SPX turun 0,08% lebih rendah pada hari Kamis, menandai penurunan empat hari beruntun pertama di tahun 2018.

Ketidakpastian politik AS, menyusul kepergian dua pejabat baru, mantan Sekretaris Negara Rex Tillerson dan penasihat ekonomi utama Gary Cohn dari administrasi Trump, menambah kekhawatiran investor.

Laporan awal pekan ini menjelaskan bahwa Trump berusaha menerapkan tarif impor emas China senilai USD60 miliar, memperkuat kekhawatiran investor bahwa pemerintah semakin condong ke proteksionisme.

Hasil US Treasuries bertahan sedikit berubah pada 2,82% US10YT=RR di Asia setelah mencapai level terendah dua minggu di 2.797%. Di Eropa, Bund Jerman menghasilkan DE10YT=TWEB mencapai level terendah enam minggu di 0,56%.

Ketidakpastian politik tidak unik hanya terjadi Amerika Serikat. Di Jepang, Perdana Menteri Shinzo Abe mendapat tekanan atas kecurigaan adanya penutupan penjualan tanah yang kontroversial oleh pemerintah.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini