nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertamina Tidak Jualan Premium saat Asian Games dan Pertemuan IMF

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 26 Maret 2018 18:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 03 26 320 1878177 pertamina-tidak-jualan-premium-saat-asian-games-dan-pertemuan-imf-Y3wcCDLjUT.jpg Ilustrasi: Pertamina Tak Jual Premium saat Asian Games (Foto Okezone)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) akan menindaklanjuti surat rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait dengan penggunaan bakar bensin berkualitas Euro 4, yaitu Pertamax Turbo selama periode Asian Games pada bulan Agustus 2018 dan pertemuan IMF-World Bank di Bali pada bulan Oktober 2018.

Adapun rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tersebut disampaikan melalui surat yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo.

Vice President Communication Corporate Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan, sebagai bentuk tindaklanjut, maka perseroan memutuskan untuk menghentikan penjualan BBM jenis Premium selama penyelenggaraan dua event internasional itu.

"Iyalah (tidak dijual), sampai IMF, Asian Games sama IMF," ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (26/3/32018).

 Baca Juga: Jaga Polusi saat Asian Games, KLH Sarankan Kendaraan Pakai Pertamax Turbo

Adiatma melanjutkan, Pertamina berupaya untuk menyesuaikan dengan aturan yang dibuat oleh pemerintah. Peniadaaan BBM jenis premium dimaksudkan untuk menciptakan kualitas udara yang sesuai dengan standart WHO bagi penyelenggara event internasional.

"Untuk olahraga harus di bawah 25 ug/ma di Jakarta itu 35 ug/ma, kalau enggak salah, mikro gram per mililiter sulfur di udara," kata dia.

Sekadar informasi, dalam surat KLHK kepada Presiden Jokowi terdapat eempat poin yang disampaikan. Tujuan daripada penulisan surat tersebut adalah mendorong terciptanya kualitas udara sesuai dengan standart WHO bagi penyelenggara event internasional.

 

 Baca Juga: Penerapan Euro 4 Tak Mungkin Lancar 100%

Dengan mempertimbangkan kondisi udara di Indonesia, maka KLHK memberikan beberapa rekomendasi, salah satunya adalah penggunaan BBM standar Euro 4 yaitu Pertamax Turbo guna mengurangi tingkat polusi.

Berikut adalah lampiran surat KLHK kepada Presiden Joko Widodo:

Dengan hormat kami laporkan kepada Yth. Bapak Presiden tindak lanjut penyiapan kuailtas udara yang baik dari ukuran unsur Timbal (Pb) dalam bahan bakar (BB) dengan Euro 4, dan dikaitkan dengan penyelenggaraan Asian Games 2018 guna jaminan tersedianya kualitas udara yang bersih dan sehat bagi para atlet, dengan penjelasan sebagai berikut :

1. Berdasarkan pemantauan KLHK terhadap kualitas udara berdasarkan konsentrasi PM2.5 sepanjang Januari 2017 hingga Januari 2018 menunjukkan data untuk kota Palembang pada kisaran 12 ug/m3 dan Jakarta pada kisaran 35 ug/ma. Bila dibandingkan dengan baku mutu nasional (65 ug/m3) masih berada di bawah standar, namun bila menggunakan standar WHO (25 ug/ms), maka kualitas udara Jakarta tidak memenuhi untuk standar WHO.

2. Salah satu sumber pencemaran udara perkotaan adalah transportasi, khususnya kendaraan bermotor berbahan bakar fosil (bensin dan solar). Terkait dengan itu dan sesuai dengan arahan Yth. Bapak Presiden, dan telah berdasarkan pembahasan bersama K/L terkait sepanjang tahun 2016-2017, telah dikeluarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 Tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru kategori M, Kategori N, dan Kategori 0 (EURO 4). Peraturan ini berlaku sejak tanggal 10 Maret 2017 untuk kendaraan tipe baru dan tanggal 10 Juli 2018 untuk kendaraan yang sedang diproduksi berbahan bakar bensin.

3. Dalam rangka penyelenggaraan Asian Games pada bulan Agustus 2018 dan pertemuan IMF di Bali pada bulan Oktober 2018, telah dibahas bersama antara KLHK, Kementerian Perindustrian, Kementerian BUMN serta PT Pertamina, yang menyepakati dan memutuskan untuk PT Pertamina dapat menjamin pasokan dan distribusi bahan bakar bensin berkualitas Euro 4, yaitu Pertamax Turbo selambat-lambatnya pada bulan Mei 2018, dan wajib tersedia untuk wilayah/kota: Jabodetabek, Palembang, Bali, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Banyuwangi, dan Labuan Bajo

Penyiapan BBM EURO 4 sesuai peraturan akan berlangsung merata secara bertahap di seluruh Indonesia. Ketersediaan dan distribusi bahan bakar berkualitas EURO 4 tersebut juga akan berdampak positif bagi kepentingan produksi dan daya saing industri otomotif nasional.

4. KLHK melaporkan kalau kendala yang dihadapi dalam distibusi BBM EURO 4 adalah masih banyaknya varian/jenis bahan bakar dengan kualitas di bawah standar itu. Masing-masing varian bahan bakar itu membutuhkan infrastruktur dan tidak bisa dicampur aduk.

Atas dasar itu KLHK mohon pertimbangan Presiden Joko Widodo agar dalam jangka waktu ke depan dapat mengurangi varian yang berada di bawah standar EURO 4. Ini untuk memenuhi hak setiap warga atas lingkungan baik dan sehat. Kami mohon dukungan kebijakan Yth. Bapak Presiden kiranya jenis-jenis bahan bakar berkualitas di bawah standar EURO 4 tersebut dapat kiranya dihapus secara bertahap, dimulai dari wilayah Pulau Jawa dan kota-kota besar di Indonesia atau Ibukota Provinsi.

Surat tersebut ditandatangani oleh Menteri LHK Siti Nurbaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini