nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Premium Diusulkan Hilang Selama Asian Games dan Pertemuan IMF-World Bank

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 03 April 2018 16:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 03 320 1881576 premium-diusulkan-hilang-selama-asian-games-dan-pertemuan-imf-world-bank-2dPBzed76A.jpg SPBU Milik Pertamina. (Foto: Okezone/Arief)

JAKARTA - Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) mengharapkan penghentian sementara penjualan BBM jenis Premium selama penyelenggaraan Asian Games dan pertemuan tahunan IMF-World Bank tahun ini, bisa berlangsung secara permanen.

Di mana PT Pertamina akan menindaklanjuti surat rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait penggunaan bahan bakar bensin berkualitas EURO 4 selama dua event internasional tersebut.

Direktur Eksekutif KPBB Ahmad Safrudin mengatakan, pemerintah jangan menjadi ambigu dalam memutuskan suatu kebijakan. Misalnya, kebijakan sosialisasi bensin berkualitas EURO 4 selama Asian Games dan pertemuan IMF-World Bank 2018.

"Justru ini momentum nebeng. Asian Games gunakan momentum untuk kepentingan dalam konteks perlindungan lingkungan, pemerintah berlakukan bensin seharusnya EURO 4. Bukan sementara tapi seterusnya," tuturnya, di Kantor KPBB, Jakarta, Selasa (3/4/2018).

Baca Juga: Pertalite dan Pertamax Dinilai Sudah Tak Penuhi Standar EURO 4

Dia mencontohkan, China bisa lepas dari bensin sejenis Premium saat ada penyelenggaraan Olimpiade 2008. Momentum event besar tersebut dimanfaatkan pemerintah untuk menghilangkan bensin tidak berkualitas seperti Premium.

"Jadi jangan membuat kebijakan ambigu. Di satu sisi pemerintah terbeban dengan struktur harga BBM sekarang, sisi lain pemerintah ingin populis, bahwa rakyat anggap ada keberpihakan dengan menyediakan bensin murah," tuturnya.

Sebelumnya, Vice President Communication Corporate Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan, sebagai bentuk tindak lanjut, maka perseroan memutuskan untuk menghentikan penjualan BBM jenis Premium selama penyelenggaraan Asian Games dan IMF-World Bank."Iya lah (tidak dijual), sampai IMF, Asian Games sama IMF," ujarnya.

Adiatma melanjutkan, Pertamina berupaya untuk menyesuaikan dengan aturan yang dibuat oleh pemerintah. Peniadaan BBM jenis Premium dimaksudkan untuk menciptakan kualitas udara sesuai dengan standar WHO bagi penyelenggara event internasional. "Untuk olahraga harus di bawah 25 ug/ma di Jakarta itu 35 ug/ma, kalah enggak salah, mikro gram per mililiter sulfur di udara," tuturnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini