nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penumpang KRL di Stasiun Duri Bisa Naik Kereta Bandara dengan Tarif Rp3.500

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 06 April 2018 13:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 06 320 1883052 penumpang-krl-di-stasiun-duri-bisa-naik-kereta-bandara-dengan-tarif-rp3-500-ILSjhaBjWg.jpg Foto: Giri Hartomo

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan beberapa langkah untuk mengatasi membludaknya penumpang di Stasiun Duri, Jakarta. Salah satunya dengan menambah jumlah jadwal pemberangkatan dari dan menuju Stasiun Duri Jakarta.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, untuk mengakomodir penambahan keberangkatan pihaknya akan menyiapkan Kereta Api (KA) Bandara untuk menampung para penumpang. Artinya, penumpang dari ataupun menuju Stasiun Duri bisa menggunakan Kereta Api Bandara. 

"Kita (Kemenhub) akan memberikan jatah nanti jumlahnya akan ditentukan oleh pak Direktur Jenderal Perkeretaapian agar para penumpang kereta api menggunakan kereta api Railink (KA Bandara)," ujarnya saat ditemui di Hotel Le Meredien, Jakarta, Jumat (6/4/2018). 

Baca Juga : Antrean Membludak, Menhub Akan Tinjau Stasiun Duri

Adapun harga tiketnya, nantinya akan disesuaikan dengan harga tiket Kereta Rel Listrik yaitu Rp3.500 per tripnya. Agar bisa di naiki dengan harga Rp3.500 pemerintah atau dalam hal ini Kementerian Perhubungan akan memberikan subsidi kepada PT Railink.

Namun yang membedakan, penumpang tidak perlu melakukan tap menggunakan kartu akan tetapi harus membeli tiket. Akan tetapi untuk mekanisme pembelian tiketnya nantinya sedang didiskusikan lebih lanjut agar tidak menimbulkan kisruh yang berkelanjutan. 

"Harga tiketnya sama dengan harga KRL yang nanggung nanti KAI saya subsidi. Supaya Railink sebagai perusahaan swasta enggak rugi,"ucapnya 

Lebih lanjut Budi menambahkan, meskipun nantinya bisa menggunakan KA Bandara, namun tidak semuanya masyarakat bisa menaikinya. Nantinya hanya ada beberapa penumpang khusus saja yang  ketentuannya sudah ditetapkan oleh perwakilan dari pecinta KRL karena terbatasnya kuota penumpang. 

Baca Juga : Kereta Bandara Soetta Sampai Bekasi, KAI Atur Ulang Operasi Lalu Lintas

Selain itu, waktu penggunaan KA bandara untuk mengangkut penumpang juga dibatasi. Masing masing adalah satu pada pagi hari dengan rute perjalanan Batu Ceper - Duri, dan satu lagi pada sore hari dari Duri menuju Batu Ceper.

"Tapi dengan waktu tertentu dengan juumlah tertentu yang akan ditenkukan. Dan itu akan diberikan kepada para pecinta dan diberikan semacam satu tiket,"ucapnya.

Budi juga meminta kepada semua pihak untuk membantu mengawasi pelaksanaan tersebut. Jangan sampai ada beberapa oknum dari pecinta KRL justru memanfaatkan situasi tersebut untuk kepentingannya sendiri. .

"Dipilih dari mereka penumpangnya, nanti wartawan ngawasin juga jangan dipakai sendiri," kata Budi.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini