Share

Bank Bukopin Cetak Laba Rp140 Miliar di Kuartal I-2018

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 10 April 2018 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 10 278 1884515 bank-bukopin-cetak-laba-rp140-miliar-di-kuartal-i-2018-ID2FJlpgBJ.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA – PT Bank Bukopin Tbk berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp140 miliar pada kuartal I tahun 2018. Angka itu meningkat dibandingkan dengan realisasi laba sebelum pajak sepanjang tahun 2017 yang mencapai Rp122 miliar. 

Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk Eko Rachmansyah Gindo mengatakan, adapun realisasi penyaluran kredit dan pembiayaan syariah Bank Bukopin per 31 Maret 2018 mencapai Rp71,8 triliun dan mobilisasi dana pihak ketiga sebesar Rp90,1 triliun. Sementara aset perseroan per kuartal I tahun 2018 tercatat sebesar Rp107,7 triliun. 

Baca Juga: Bukopin Berambisi Salurkan KPR Rp1,2 Triliun

“Pencapaian kinerja kami pada kuartal pertama tahun ini menunjukkan bahwa kinerja Bank Bukopin telah kembali on track. Kami optimistis hingga akhir tahun ini kinerja perseroan minimal akan kembali seperti pada tahun 2016,” ujar Eko dalam siaran pers, kemarin. 

Dia menjelaskan, peningkatan kinerja perseroan pada tahun ini digerakkan oleh tiga faktor, yaitu perbaikan kualitas kredit, penurunan biaya dana, dan peningkatan rasio pencadangan (CKPN). Pada sisi kualitas kredit, hingga 31 Maret 2018 rasio non performing loan (NPL) net Bank Bukopin mencapai 4,47% atau turun 1,90% dibandingkan dengan posisi NPL net per 31 Desember 2017 tercatat sebesar 6,37%. Dari sisi rasio kecukupan modal, posisi CAR perseroan pada periode sama mencapai 11,09% atau meningkat 0,57% dibandingkan dengan posisi CAR pada 31 Desember 2017 sebesar 10,52%. Di sisi lain, Bukopin juga berencana akan melakukan rights issue atau hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) pada Juni 2018. 

Baca Juga: Bank Bukopin Fokus Salurkan Kredit ke Segmen Ritel

Adapun nilai yang ditawarkan, yakni sebesar 30% dari jumlah saham yang dimiliki perseroan. Dari hasil rights issue tersebut diharapkan dapat meraup dana kurang lebih sekitar Rp2 triliun. Hingga saat ini rencana tersebut masih proses pembuatan prospektus. 

“Sekarang proses masih berjalan. Dari perusahaan underwriting juga sedang melakukan penjajakan,” kata Eko. 

Perseroan berharap dana hasil rights issue ini dapat mendukung ekspansi bisnis Bank Bukopin sehingga menyebabkan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) hingga akhir tahun bisa di atas 14%. 

(Kunthi Fahmar Sandy)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini