nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengaruh Perang Dagang AS-China Belum Terlihat di Indonesia

ant, Jurnalis · Rabu 11 April 2018 16:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 11 20 1885214 pengaruh-perang-dagang-as-china-belum-terlihat-di-indonesia-dqIm8dquHj.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Ekonom senior Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB), Priasto Aji, berpendapat ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China belum terlihat akan memberikan pengaruh bagi Indonesia.

"Kalau dari asesmen kami, secara umum bagi Indonesia dampaknya tidak terlalu besar," kata Priasto ditemui usai temu media di Jakarta, Rabu (11/4/2018).

Ia menilai dampak dari perang dagang sebagai ketidakpastian eksternal tidak besar karena perekonomian Indonesia masih didorong oleh aktivitas domestik (domestic driven economy).

"Perang dagang mungkin akan efeknya akan ada pengaruh pada aktivitas ekonomi di China dan AS. Namun untuk Indonesia saat ini masih belum terlihat akan ada pengaruh," ujar Priasto.

Kekhawatiran perang dagang antara Amerika Serikat dan China dimulai setelah Presiden AS Donald Trump menerapkan tarif untuk produk impor baja sebesar 25 persen dan produk aluminium 10 persen.

AS menerapkan tarif perdagangan tinggi sebagai upaya menekan China supaya menyeimbangkan neraca perdagangannya. AS merasa dicurangi oleh China yang surplus 50 miliar dolar AS per tahun dalam perdagangan dengan AS.

Laman resmi Kementerian Perdagangan China, Kamis (5/4), menyebutkan Pemerintah China akan mengenakan tarif 25% terhadap 106 produk dari AS sebagai balasan terhadap pengenaan bea pada 1.300 produk China yang masuk ke AS.

Sebanyak 106 produk AS tersebut terbagi dalam 14 kategori, di antaranya kedelai, otomotif, pesawat penumpang, dan kimia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini