Babak Baru Kasus Century, Sri Mulyani: Saya Serahkan kepada KPK

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 11 April 2018 19:51 WIB
https: img.okezone.com content 2018 04 11 20 1885365 babak-baru-kasus-century-sri-mulyani-saya-serahkan-kepada-kpk-UQ45WQebGs.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memerintahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melanjutkan kasus dana talangan/bailout Bank Century. PN Jaksel meminta KPK untuk segera menetapkan tersangka baru dalam kasus dana talangan/bailout Bank Century setelah mengabulkan permohonan praperadilan yang diajukan LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI).

Koordinator LSM MAKI Boyamin menyebutkan, mereka yang layak menjadi tersangka baru yakni semua nama yang disebut dalam dakwaan Budi Mulya, yakni, Boediono, Muliaman D Hadad, Hartadi, Miranda Gultom, Raden Pardede dan lain-lain.

Ketika disinggung soal babak baru kasus Century, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjawab singkat. Saat skandal tersebut terjadi, posisi Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut juga masih menjabat Menteri Keuangan.

"Saya serahkan kepada KPK," ujarnya singkat di Gedung DPR, Rabu (11/4/2018).

Sebelumnya, MAKI memenangkan gugatan praperadilan di PN Jaksel terkait kasus dugaan korupsi dana talangan bailout Bank Century‎. Gugatan tersebut mewajibkan KPK‎ menetapkan tersangka baru terkait kasus ini‎. Adapun alasan melakukan gugatan praperadilan, karena MAKI mendalilkan KPK yang berlarut-larut menangani kasus Century karena tidak segera menetapkan tersangka baru setelah vonis Budi Mulya. KPK dianggap telah menghentikan penyidikan kasus Century secara tidak sah.

KPK selama ini hanya berdalih masih mendalami dan analisa kasus Century dan tidak mau disebut telah menghentikan penyidikan.

Pada amar putusannya, Hakim tunggal Effendi Muhtar menolak eksepsi termohon (KPK) untuk seluruhnya pada sidang praperadilan Nomor 24 / Pid.Prap/2018.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini