nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BI: Dunia Usaha Proyeksikan Inflasi 2018 3,44%

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 12 April 2018 15:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 12 20 1885744 bi-dunia-usaha-proyeksikan-inflasi-2018-3-44-W9wpStKDYC.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan, inflasi yang diperkirakan dunia usaha pada 2018 3,44% (yoy). Lebih rendah dari realisasi inflasi tahun 2017 yang sebesar 3,61% (yoy).

Angka ini berdasarkan rata-rata perkiraan inflasi dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang dilakukan BI pada 3.200 perusahaan yang tersebar di Indonesia dengan nilai omzet Rp2,5 miliar per tahun.

"Dunia usaha memperkirakan inflasi masih berada dalam rentang sasaran inflasi 2018 BI sebesar 3.5% ± 1%," ujar Direktur Eksekutif Kepala Departemen Statistik BI Yati Kurniati saat konferensi pers di Gedung BI, Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Dia menjelaskan, perkiraan tingkat infkasi paling tinggi ditunjukkan oleh responden di sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan di angka 3,51%. Sementara perkiraan inflasi paling rendah ditunjukkan oleh responden di sektor listrik, gas dan air bersih yaitu secara ratavrata sebesar 3,32%.

Menurutnya, proyeksi yang masih dalam rentang BI ini menunjukkan dunia usaha tengah menunggu perbaikan ekonomi di 2018. "Semua menunggu untuk perbaikan pertumbuhan ekonomi di 2018," imbuhnya.

Adapun perkiraan inflasi dari sektor pertanian perkebunan, peternakan, kehutanan & perikanan sebesar 3,5%. Angka ini dipengaruhi kondisi cuaca dan distribusi di sektor pertanian.

"Hubungannya banyak dengan cuaca. Selain cuaca juga nasalah distribusi. Sebenernya 3,5 cukup terkendali. Di bulan Januari - Februari volatail food jadi sumber inflasi," jelasnya.

Sementara sektor pertambangan memproyeksi inflasi 3,49%, sektor industri pengolahan memproyeksi sebesar 3,47%, lalu sektor listrik, gas, dan air bersih memperkirakan inflasi 3,32%.

Kemudian sektor bangunan memproyeksikan 3,33%, sektor perdagangan, hotel & restoran memproyeksikan inflasi 3,42%, sektor pengangkutan dan komunikasi prediksi inflasi 3,43%.

Disisi lain, sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan sebesar 3,51%, serta sektor jasa-jasa prediksikan sebesar 3,50%.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini