nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Darmin Siapkan Pembiayaan KUR Sektor Pertanian

Koran SINDO, Jurnalis · Kamis 12 April 2018 11:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 12 320 1885567 menko-darmin-siapkan-pembiayaan-kur-sektor-pertanian-0FXpwvHGwi.jpg Petani (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pemerintah sedang menyiapkan skema pembiayaan melalui kredit usaha rakyat (KUR) untuk merevitalisasi penggilingan padi skala kecil. 

Selama ini penggilingan padi skala kecil kesulitan mendapatkan kredit dari perbankan karena tidak feasible dan bankable. 

“Penggilingan kecil itu banyak dan over capacity. Dengan kredit ini diharapkan akan mempermudah untuk pengadaan dryer,” ujar Menko Perekonomian Darmin Nasution, di Jakarta, kemarin. 

Baca Juga: Skema KUR untuk Perusahaan Pertanian Disiapkan

Menurut data yang dimilikinya, saat ini terdapat sekitar 182.000 penggilingan padi di Indonesia. Dari angka tersebut sebanyak 172.000 atau sekitar 94% merupakan penggilingan padi kecil. Sisanya, sekitar 2.000 penggilingan besar dan 8.000 penggilingan sedang. 

Darmin mengatakan penggilingan padi kecil memiliki persoalan saat panen karena sekitar 95% penggilingan padi kecil tidak memiliki alat pengering (dryer) sehingga tidak dapat menjaga kualitas beras yang dihasilkan. Terkait skema penyaluran KUR ini, lanjut Darmin, pihaknya beserta Himpunan Bank Pemerintah(Himbara) yang terdiri atas Bank Mandiri, BNI, dan BRI masih mematangkan perhitungannya. 

Baca Juga: Revitalisasi Penggilingan dan Pengeringan Padi Akan Dimodali

“Peraturan ini diharapkan tidak kaku dan tidak rigit. Kita perbaiki apa yang ada, benahi apa yang kurang,” jelasnya. 

Darmin menuturkan, ada beberapa keuntungan yang diperoleh dari KUR ini. Pertama, petani akan terbantu, meskipun musim hujan, karena gabahnya dapat dikeringkan di penggilingan-penggilingan kecil yang letaknya dekat dengan masyarakat. Kedua, masyarakat dapat mengonsumsi beras yang lebih berkualitas karena melewati proses yang sesuai standar. Ketiga, Bulog pun diuntungkan karena mendapat sumber pengadaan beras atau gabah yang lebih pasti dan kualitas yang lebih baik. 

Ketua Umum Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Per padi) Sutarto Alimoeso mengatakan, dalam penyaluran KUR ini yang diutamakan adalah petani kecil. 

Baca Juga: Penyaluran KUR untuk TKI Masih Rendah, Ini Alasannya

“Sehari penggilingan kecil menggiling beras 10 ton sampai 12 ton. Mereka inilah yang kesulitan. Biasanya, mereka tidak feasible, pasarnya tidak jelas dan tidak bankable. Inilah masalah yang dihadapi,” ungkapnya. 

Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, pihaknya ingin mendorong agar terjadi revitalisasi penggilingan padi kecil melalui program pemerintah, salah satunya melalui KUR. 

“Keuntungan untuk Bulog memungkinkan akan memperoleh kepastian atau tambahan pasokan melalui para penggilingan kecil itu,” ujarnya.

(Oktiani Endarwati)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini