nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Reformasi Birokrasi, Boediono: Jepang Sudah dari Abad Ke-19

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 13 April 2018 11:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 13 320 1886145 soal-reformasi-birokrasi-boediono-jepang-sudah-dari-abad-ke-19-OvMjb6StLk.jpg Boediono. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Presiden periode 2009-2019, Boediono menunjukkan perbedaan reformasi birokrasi antara negara berkembang seperti Indonesia dengan negara maju seperti Jepang, Korea Selatan, Singapura hingga Vietnam.

Dia mengatakan, hampir semua negara berkembang melaksanakan reformasi birokrasi dengan berbagai tingkat keberhasilan yang bervariasi. Tapi ada beberapa negara Asia yang mampu mengubah reformasi birokrasi menjadi lebih maju.

"Apa yang membedakannya adalah komitmen politik dan keseriusan dalam melaksanakan reformasi birokrasi," tuturnya, di Auditorium Juwono Sudarsono, FISIP UI, Depok (13/4/2018).

Baca Juga: Boediono: Birokrasi Efektif apabila Ada Komitmen Politik

Menurutnya, Jepang, Singapura, China, Vietnam, Korsel sangat menyadari bahwa komitmen politik menjadi kunci kemajuan bangsa dalam jangka panjang. Menurutnya, fokusnya bukan hanya menaikkan pertumbuhan ekonomi, tapi meningkatkan secara permanen produktivitas ekonomi dalam jangka panjang.

"Mereka melihat sistem ekonomi campuran, dalam sistem itu peran birokrasi efektif sangat menentukan terutama dalam tahap awal. Negara punya peran strategis arahkan jalannya pembangunan. Peran itu bisa jalan dengan baik apabila ada birokrasi efektif," ujarnya.

Dia melanjutkan, kesuksesan reformasi birokrasi didapatkan tidak dalam waktu sebenar. Melihat pengalaman reformasi Jepang dilakukan pada abad ke-19 dan mulai berjalan dengan kaum samurai penggerak pembangunan.

Baca Juga: Ramalan Bank Dunia tentang Ekonomi Indonesia saat Pemilu


Singapura reformasi birokrasi sejak 1959 dan berlanjut sampai 1980 dan bahkan masih dilakukan sampai sekarang. Korea Selatan mulai merombak birokrasi besar-besar pada 1960 sampai 1980.

"Taiwan membangun birokrasi sejak 1940, Tiongkok ada tradisi birokrasi ribuan tahun, tapi pembaharuan dan penataan modern baru dan berlanjut sampai sekarang," tuturnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini