nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jalur Ganda Palembang-Prabumulih Segera Diresmikan

Koran SINDO, Jurnalis · Jum'at 13 April 2018 12:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 13 320 1886155 jalur-ganda-palembang-prabumulih-segera-diresmikan-0GekihuefV.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

PALEMBANG – Frekuensi dan kapasitas angkutan kereta api di Sumatera Selatan (Sumsel) dipastikan meningkat seiring segera diresmikannya jalur ganda kereta api Palembang-Prabumulih dan Baturaja Martapura. 

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan secara langsung menggunakan kereta ukur yang dilengkapi peralatan ukur, jalur baru sepanjang 80 kilometer (km) dari Kertapati Palembang ke Prabumulih sudah baik dan hampir selesai. 

“Dari hasil pemantauan dan uji dengan kereta ukur, track quality index(TQI) sangat baik yakni 23. Semakin tinggi semakin baik,” ujarnya usai pengukuran dengan kereta ukur milik Kementerian Perhubungan. 

Dengan hasil kereta ukur, sambungnya, dipastikan jalur ganda Palembang-Prabumulih segera diresmikan akhir April ini. Jalur sepanjang 80 kilometer ini mulai dibangun sejak 2012 dengan tahapan penyusunan DED. Adapun konstruksi dimulai 2015. 

Baca Juga: Ada Diskon Tiket Kereta, ke Mana Rutenya?

“Kurang lebih tiga tahun anggaran untuk konstruksi,” katanya. 

Beroperasinya jalur ganda ini memberikan manfaat lebih yakni waktu tempuh Palembang-Prabumulih yang sebelumnya 100 menit untuk angkutan penumpang dan 120 menit ke reta batubara. Maka lebih cepat menjadi setengahnya yakni 60 menit kereta penumpang dan 90 menit kereta barang. 

“Kapasitas lintas (track) sebelumnya dengam single track hanya 57 meningkat hingga 114 kereta per hari. Ada puluhan miliar ton batubara. Dan potensi penumpang yang terus meningkat, proyek double track di adakan,” katanya. 

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Nur Setiawan mengatakan, pembangunan jalur ganda terus dilanjutkan secara bertahap hingga Lubuk Linggau dan juga Lampung. Namun untuk lebih di dahulukan sampai ke Lahat, 

“Karena dari Lahat ke Lubuk Linggau lebih pada kereta penumpang,” tambahnya. 

Dengan selesainya jalur ganda Palembang-Prabumulih, sambungnya, dimungkinkan rekayasa keberangkatan kereta. Misalnya, kereta jurusan Palembang-Prabumulih. 

Baca Juga: Penumpang KRL di Stasiun Duri Bisa Naik Kereta Bandara dengan Tarif Rp3.500

“Ini manfaatnya besar dengan double track tonase angkutan per tahun dapat mencapai 25 juta ton. Sementara saat ini masih di bawah 15 juta ton,” katanya. 

Selain penambahan track, Balai Teknik Perkeretaapian Sumbagsel juga merencanakan jalur kereta ke Jambi dengan panjang sekitar 225 km. 

“Sudah mulai pembahasan lahan,” katanya. 

Sebelumnya pada Rabu (11/4) malam, Zulfikri, meninjau langsung kedatangan dua trainset yang dikirim PT INKA dari Madiun di Pelabuhan Boom baru, Palembang. Peninjauan untuk memastikan kondisi gerbong telah berada di Palembang dalam kondisi baik.

”Kami bangga dengan Light Rail Transit (LRT) dibuat anak bangsa oleh PT INKA,” ujarnya. 

Zulfikri menyatakan, dengan telah tibanya trainset LRT, selanjutnya dibawa ke Depo di Jakabaring. Kemudian pengujian meliputi uji rancang bangun dan rekayasa yaitu uji ketepatan atau kesesuaian antara rancang bangun dan fisik sarana perkeretaapian meliputi rangka dasar, badan, roda, keseimbangan berat, dan kekuatan konstruksi. 

Baca Juga: KAI Bakal Ganti Prambanan Ekspress dengan KRL

Juga dilaksanakan uji statis untuk mengetahui kondisi peralatan dan kemampuan kerja sarana perkeretaapian dalam keadaan tidak bergerak. 

“Serta uji dinamis untuk mengetahui kondisi peralatan dan kemampuan kerja sarana perkeretaapian dalam keadaan bergerak,” kata Zulfikri. 

Setiap trainset LRT produksi PT INKA tersebut memiliki lebar rel 1.067 mm, panjang 12 meter, lebar 2,6 meter, tinggi 3,6 meter, kecepatan 80 km/jam, kapasitas 534 orang, warna biru, hitam dan putih, beroperasi 18 jam/hari dan akan berhenti 30 detik di setiap stasiun. 

Sementara itu, SekdaProv Sumsel mengatakan, direncanakan dilakukan pengenalan atau launching trainset LRT pada 20 April dengan mengundang pejabat dan mantan pejabat yang berjasa dengan terwujudnya LRT Palembang. 

“Rencana awal 18 April launching, diundur jadi 20 April dihadiri gubernur,” katanya. 

(Berli Zulkanedi)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini