nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Realisasi APBN Kuartal-I Capai Rp419 Triliun

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 16 April 2018 16:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 16 20 1887319 realisasi-apbn-kuartal-i-capai-rp419-triliun-mf1Xevqs7h.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Yohana/Okezone

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memaparkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 kuartal-I mencapai Rp419,6 triliun. Serapan tertinggi terdapat pada belanja transfer ke daerah dan dana desa yang mencapai Rp185,6 triliun.  

Angka Rp419,6 triliun artinya negara sudah membelanjakan 18,9% dari APBN 2018 yang sebesar Rp2.220,7 triliun. Realisasi ini meningkat 4,9% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp400 triliun. 

Di mana belanja Kementerian dan Lembaga (K/L) berkontribusi sebesar Rp103,1 triliun atau sudah mencapai 12,2%.  Ini terdiri dari belanja pegawai Rp40,4 triliun, belanja barang Rp35,2  triliun, belanja modal Rp9,7 triliun, dan belanja bantuan sosial (bansos) Rp17,9 triliun.

Baca Juga: Kritik Pedas Sri Mulyani: Anggaran Humas Tak Harus Tinggi

"Dari sisi growth tumbuh positif kecuali belanja modal. Belanja modal realisasinya lebih rendah tahun lalu karena alokasinya memang lebih kecil," jelasnya dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Bendahara negara ini menjelaskan, belanja bansos mengalami peningkatan tertinggi mencapai 87% ketimbang realisasi tahun lalu yang mencapai Rp9,5 triliun. Sehingga, Rp17,9 triliun itu 23,2% dari total alokasi belanja sosial, sedangkan tahun lalu hanya 17,5%. 

"Ini kita harapkan bisa membuat masyarakat kita momentum growth-nya positif dan masyarakat yang rentan bisa mendapatkan bantuan sosial dan perlindungan negara," ujar dia. 

Baca Juga: Dikepret Rizal Ramli soal Kartu Kredit, Kemenkeu Tegaskan Tak Akan Kena Bunga

Sementara, belanja non K/L mencapai Rp130,8 triliun atau 21,5% dari APBN. Angka ini terdiri dari belanja subsidi  sebesar Rp25,3 triliun, pembayaran bunga utang sebesar 68,5 triliun, sedangkan belanja lain-lain sebesar Rp0,4 triliun. 

"Subsidi lebih tinggi dua kali lipat dari tahun lalu yang Rp12,3 triliun atau naik kenaikan Rp105,1 triliun. Ini yang harus dijaga secara hati-hati," jelasnya.  

Sedangkan transfer ke daerah dan dana desa sudah terbelanjakan Rp185,6 triliun atau 24,2% dari APBN. Hingga Maret dana desa sudah mencapai Rp10,3 triliun  dan transfer ke daerah mencapi Rp175,3 triliun. 

"Dana alokasi umum itu Rp133,3 triliun, realisasi sampai Maret 33,2%, dengan tahun lalu hampir sama. Dana bagi hasil turun, tahun lalu 31,5% terhadap APBN atau Rp30 triliun, tahun ini baru Rp16,9 triliun atau 19%. Dana transfer khusus tahun ini Rp19,9 triliun atau turun 10,7% dari Rp27,8 triliun," jelasnya. 

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini