Image

Defisit Anggaran Maret 2018 Rp85,5 Triliun, Membaik dari Tahun Lalu

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 16 April 2018 18:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 16 20 1887360 defisit-anggaran-maret-2018-rp85-5-triliun-membaik-dari-tahun-lalu-2mQLDFE7Rd.jpeg Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Yohana/Okezone

JAKARTA - Menteri Keuangan (Meneku) Sri Mulyani Indrawati menyatakan, hingga kuartal-I 2018 defisit anggaran negara mencapai Rp85,5 triliun atau 0,58% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini menjadi terendah sejak 3 tahun terakhir di periode yang sama.

Di Maret tahun 2017 defisit mencapai Rp103,8 triliun atau 0,76% dari PDB, sedangkan Maret 2016 mencapai Rp143,4 triliun atau 1,13% dari PDB.

"Realisasi defisit anggaran turun ini menunjukkan kita akan terus upayakan APBN dalam kondisi sehat dan fit. Karena kita terus antisipasi kondisi ekonomi baik lingkungan regional atau global, memang tidak mudah. Tapi kita akan jaga supaya selalu sehat, kuat dan fit," ujar dia dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Baca Juga: Realisasi APBN Kuartal-I Capai Rp419 Triliun

Pendapatan negara hingga Maret mencapai Rp333,8 triliun atau 17,6% dari APBN. Adapun pendapatan dalam negeri menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp333,5 triliun.

Sedangkan belanja negara hingga Maret mencapai Rp419 triliun atau 18,9% terhadap APBN. Belanja pemerintah pusat menjadi yang tertinggi dengan nilai Rp234 triliun.

"Realisasi 2018 defisit hanya 0,58% dari PDB atau total tahun ini 2,19% dari PDB. dibandingkan tahun lalu 0,76% dari PDB. Jadi kita menunjukkan penurunan defisit," jelasnya. 

Baca Juga: Kritik Pedas Sri Mulyani: Anggaran Humas Tak Harus Tinggi

Sedangkan untuk keseimbangan primer realisasinya tercatat sebesar Rp17,3 triliun atau 19,8% terhadap APBN dan tumbuh 37,4% dibandingkan Maret 2017.

"Kita harap keseimbangan primer bisa mendekati 0, dan diharapkan berangsur surplus," katanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini