nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Timah Bagikan Dividen hingga Rp175 Miliar

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Senin 16 April 2018 16:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 16 278 1887296 timah-bagikan-dividen-hingga-rp175-miliar-DWpAOkx6Om.jpg RUPS PT Timah Tbk (Foto: Dokumentasi PT Timah)

JAKARTA - PT Timah Tbk (TINS) sepakat membagikan dividen sebesar 35% dari perolehan laba 2017 yang sebesar Rp502 miliar atau sekira Rp175 miliar. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2017. Rapat juga memutuskan perubahan pengurus di Dewan Komisaris di mana Komisaris Mochtar Husein digantikan oleh Rudy Suhendar.

Direktur Utama PT TIMAH Tbk Mochtar Riza Pahlevi Tabrani mengatakan, strategi yang telah kami susun pada tahun sebelumnya telah dilaksanakan secara konsisten.  “Hal ini dapat dilihat dari peningkatan kinerja keuangan maupun kinerja operasi,” ucap Mochtar dalam keterangan, Senin (16/4/2018).

Baca Juga: PT Timah Bangun Smelter di Nigeria

Selama tahun 2017 Perseroan telah melakukan pembelanjaan modal (capital expenditure) sebesar Rp779,81 miliar, di mana dana tersebut dialokasikan untuk pembesaran kapasitas pada mesin dan instalasi, sarana pendukung produksi, rekondisi dan replacement serta pembangunan teknologi fuming. Belanja modal tersebut telah berhasil meningkatkan volume produksi bijih timah sebesar 29,26% dari 24,121 ton pada akhir tahun 2016 menjadi 31,178 ton pada akhir tahun 2017.

Kinerja Perseroan juga memberikan peningkatan kontribusi terhadap nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya. Untuk kontribusi berupa pajak yang dibayarkan oleh Perseroan meningkat 120% yaitu sebesar Rp409 miliar jika dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp185 miliar dan royalti naik sebesar 52% atau sebesar Rp263 miliar dari tahun sebelumya sebesar Rp173 miliar.

Baca Juga: PT Timah Anggarkan Rp12 Miliar untuk Reklamasi 400 Hektare

Pandangan atas Prospek Usaha ke Depan Berdasarkan data International Tin Association (ITA), pada tahun 2017 konsumsi logam timah dunia meningkat sebesar 3.2%. Dari data tersebut, penggunaan logam timah tidak hanya digunakan untuk elektronik dan tin plate saja, melainkan juga dikembangkan dalam pembuatan batere lithium, penggunaan komponen industri dan otomotif, PVC stabilizer yang lebih ramah lingkungan, dan lain sebagainya. Seiring penggunaan timah yang terus berkembang tersebut, maka kebutuhan timah dunia pun diproyeksikan akan ikut meningkat sehingga industri pertimahan di tanah air dapat terus tumbuh dan berkembang.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini