Image

Pemerintah Harus Gerilya Lacak Transaksi Belanja Online Asing

Senin 16 April 2018 07:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 16 320 1887057 pemerintah-harus-gerilya-lacak-transaksi-belanja-online-asing-pl85CWOm8P.jpg Ilustrasi: Pemerintah Harus Gerilya Lacak Transaksi Belanja Online (Foto Shutterstock)

JAKARTA - Pakar Ekonomi Bisnis Universitas Airlangga (Unair) Muhammad Nafik berharap pemerintah segera bergerilya menelusuri perusahaan belanja online asing yang masuk ke market Indonesia.

"Dengan begitu, pemain belanja online luar negeri akan ketahuan dari jejak transaksi mereka. Perlu ada kerjasama dengan pihak perbankan terkait sistem finansial teknologi saat ini karena sekarang rata-rata sistem pembayaran atau transaksi keuangan melalui teknologi virtual," papar Nafik saat dihubungi akhir pekan lalu.

Baca Juga: Pernyataan Hary Tanoe Soal Belanja Online, Pengamat: UMKM Butuh Sosialisasi, Regulasi dan Proteksi

Hal ini sampaikan Nafik menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo yang meminta perlunya dibuatkan aturan tarif pajak bagi belanja online asing.

Nafik mengatakan aturan main tarif pajak belanja online selain sebagai upaya perlindungan bagi UMKM, juga menahan laju pemain asing dengan menetapkan pajak bagi mereka. Di sisi lain, pemerintah juga harus bisa mengimbangi strategi dengan mendorong UMKM ke pasar ekspor melalui pemanfaatan teknologi online.

"UMKM pun nantinya harus mampu memanfaatkan teknologi digital ini untuk meningkatkan pasar mereka, karena akan lebih luas pasarnya dan menjangkau mana saja di seluruh dunia," pungkas Nafik.

 

Meski begitu, ekonom yang aktif sebagai Ketua Umum Majelis Sarjana Ekonomi Islam (MASEI) ini mengungkapkan masyarakat Indonesia saat ini lebih menikmati berbelanja lewat online yang dirasa lebih praktis.

"Kegiatan belanja hampir 40% saat ini sudah melalui online karena lebih memudahkan. Kelihatannya saja tingkat belanja masyarakat turun, ternyata tidak karena aktifitas transaksinya melalui online," jelas Nafik.

 Baca Juga: Pengamat: Ide Hary Tanoe Soal Aturan Belanja Online Untungkan UMKM

Sebagaimana diberitakan, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengatakan perlu regulasi untuk untuk melindungi usaha padat karya dari perusahaan berbasis internet yang didominasi asing.

Toko online, menurut Hary Tanoe seharusnya jangan menjual produk yang bersaing dengan UMKM. Melainkan bisa membantu UMKM dengan menjual barang-barang produksi UMKM.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini