Image

Sambut 114 Pesawat, Proyek Runway 3 Bandara Soetta Selesai 2019

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 16 April 2018 10:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 16 320 1887108 sambut-114-pesawat-proyek-runway-3-bandara-soetta-selesai-2019-dFFvHPkl4k.jpg Foto: Runway 3 Bandara Soetta Selesai 2019 (Okezone)

TANGERANG – Pengelola Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, PT Angkasa Pura II (AP), menargetkan pembangunan runway tiga tahap pertama (section 1) selesai pada pertengahan tahun 2019.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya akan terus mendukung PT AP II untuk mencapai pembangunan runway tiga tersebut dalam menyambut 114 pergerakan pesawat pada dua tahun ke depan.

”Tentu kita akan terus mendukung perwujudan runway tiga ini, mengingat kepadatannya yang sudah begitu besar bisa mencapai 70 hingga 80 pergerakan pesawat hanya dengan dua riwayat yang eksis saat ini,” kata Menhub Budi Karya saat meninjau pembangunan runway tiga dan taxiway yang berada di sebelah timur bandara di Tangerang, kemarin.

Baca Juga: Bandara Soekarno Hatta Dikembangkan, Pergerakan Pesawat akan Meningkat

Dia menambahkan, dengan pergerakan pesawat di runway tiga nanti sekaligus bisa menambah kapasitas pesawat di bandara tersibuk di Indonesia ini.

”Saya kira progresnya baiksehinggaapa-apa yang dibutuhkan, terutama berkaitan dengan regulasi akan kita back up,” ujarnya.

Pembangunan runway tiga Bandara Soetta dibangun dengan investasi total AP II senilai Rp2,6 triliun. Pembangunannya dilakukan bertahap dan membutuhkan lahan seluas 216 hektare. Sedangkan per April 2018, PT AP II telah memiliki lahan seluas 115 hektare sehingga masih diperlukan lahan 101 hektare lagi.

Baca Juga: AP II Siap Bangun Terminal 4 Bandara Soekarno Hatta

Presiden Direktur PTAP II, Muhammad Awaluddin mengatakan, sisa lahan yang akan dibutuhkan tersebut ditarget bisa bebas pada September 2018.

”Tanah yang dibebaskan mencakup wilayah Kota Tangerang, yakni Kelurahan Selapajang Jaya dan Kelurahan Benda serta wilayah Kabupaten Tangerang, yaitu Desa Bojong Renged, Desa Rawa Burung, dan Desa Rawa Rengas,” ungkapnya.

Menurut dia, dibangunnya runway ketiga, AP II akan mendapatkan keuntungan aircraft movement jauh lebih tinggi, yaitu mencapai 114 pergerakan take-off dan landing per jamnya. Hal ini tentu akan ditunjang dengan adanya east cross taxiway karena pergerakan pesawat antara runway utara dan runway selatan menjadi lebih efisien. (Ichsan Amin)

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini