Image

Jelang Puasa, Impor Kurma Naik 86% Mayoritas dari Mesir

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 16 April 2018 13:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 16 320 1887185 jelang-puasa-impor-kurma-naik-86-mayoritas-dari-mesir-uZ2zZ32TF2.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik Statistik mencatat impor kebutuhan barang menjelang Puasa dan Lebaran terasa pada Maret 2018. Seperti buah kurma yang jumlahnya semakin besar pada Maret 2018.

 Baca juga: Surplus Maret USD1,09 Miliar, BPS: Ada Penurunan Ekspor Migas

"Maret ini juga impor kurma mulai naik, nilai USD17,8 juta tapi nilai ini naik 86% dibandingkan Februari. Ini dalam rangka hadapi Puasa dan Lebaran. Impor kurma dari Mesir," tutur Kepala BPS Kecuk Suhariyanto, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Selain itu, bila melihat dari golongan terbesar dari mesin dan pesawat mekanik sebesar USD286,9 juta atau 14,84%. Diikuti oleh golongan besi dan baja USD164,7 juta, buah-buahan USD46 juta, biji-bijian berminyak USD38 juta dan perangkat optik USD35,7 juta.

 Baca juga: Neraca Perdagangan Maret 2018 Surplus USD1,09 Miliar

"Sementara itu, golongan mesin dan peralatan listrik mengalami penurunan terbesar USD153 juta. Kemudian bahan bakar minyak USD127 juta, serelia USD77 juta, kapal terbang dan bagiannya USD59,3 juta serta golongan bijih, kerak dan abu logam USD37,4 juta," tuturnya.

Secara total impor pada Maret 2018 mencapai USD14,5 miliar atau naik 2,13% dibandingkan Febuari 2018.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini