Image

Indonesia Impor Terbesar dari China, BPS: Utamanya Laptop dan Notebook

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 16 April 2018 14:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 16 320 1887227 indonesia-impor-terbesar-dari-china-bps-utamanya-laptop-dan-notebook-uWEJ8OxtUY.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia pada Maret 2018 mencapai USD14,49 miliar atau naik 2,13% dibandingkan Februari, demikian pula jika dibandingkan Maret 2017 meningkat 9,07%.

Bila melihat impor non migas menurut negara asal barang utama, China (Tiongkok) masih menjadi negara asal impor terbesar dengan peran 27,3% atau mencapai USD10,162 juta, Jepang 11,64% dan Thailand 6,89%. Sementara dari Uni Eropa 9,41 dan ASEAN 20,84%.

 Baca juga: Laptop dan HP China Rajai Impor Indonesia

"Impor dari Tiongkok yang utama itu part of transmission, laptop dan notebook dari China dan untuk LCD. Sementara dari Thailand yang utama adalah raw sugar," tutur Kepala BPS Kecuk Suhariyanto, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Secara total, lanjut Kecuk, nilai impor non migas dari 13 negara utama selama Maret sebesar USD9.817 juta atau naik USD129,3 juta dibandingkan Februari 2018. Kondisi tersebut disebabkan oleh naiknya impor beberapa negara utama seperti Jepang USD243,4 juta, Amerika Serikat USD154,4 juta dan Malaysia USD101,5 juta.

 Baca juga: Neraca Perdagangan April Surplus Lagi USD667,2 juta

Sementara jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, impor Januari-Maret 2018 dari 13 negara utama meningkat 23,68% atau sebesar USD5,7 miliar. Peningkatan ini terutama disumbang Tiongkok USD2,4 miliar, Jepang USD923 juta dan Singapura USD627,8 juta.

"Dari sisi peranan terhadap total impor non migas Januari-Maret 2018, kelompok negara Asean menyumbang 20,84%, diikuti Uni Eropa 9,41% dan Tiongkok terbesar 27,3%," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini