nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Rini "Cereweti" Pelayanan BUMN

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 16 April 2018 19:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 16 320 1887420 menteri-rini-cereweti-pelayanan-bumn-vOmTLMU1Cr.jpg Foto: Giri Hartomo

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan penandatangan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti). Penandatangan pun dilakukan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PAN-RB Asman Abnur dan Menristekdikti Mohammad Nasir.

Dalam sambutannya, Menteri Rini mengatakan, penandatanganan tersebut akan mendorong para perusahaan BUMN untuk ikut aktif dalam upaya akselerasi reformasi birokrasi dan peningkatan kinerja birokrasi di pemerintahan. Sehingga akselerasi reformasi birokrasi menuju pemerintahan berkelas dunia. 

"Terus terang saya yang harus  berterima kasih karena memang BUMN ini memang selain mencetak keuntungan tetapi juga harus menjadi agen pembangunan. Jadi sudah jadi tanggung jawab kami untuk memberi dukung kepada pemerintah," ujarnya dalam acara penandatanganan nota kesepahaman di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (16/4/2018). 

Baca Juga : Boediono Sebut Reformasi Birokrasi Indonesia Belum Sempurna

Apalagi khususnya bagi BUMN yang sudah memiliki sekolah pendidikan (Coorporation University). Diharapkan bisa menjadi percontohan dan juga  membantu pemerintah agar bisa menciptakan hal serupa untuk kemajuan ASN Indonesia. 

"Saya kenal bapak Asman.  Memang sangat betul akan kita betul-betul melayani dan memiliki pemikiran enterpreneurship. Saya juga selalu cerewet harus memberikan pelayanan yang terbaik. Terus terang saya sangat senang karena pemerintah bisa memanfaatkan BUMN . Saya berterima kasih saya berharap MoU memberikan manfaat bukan hanya kementerian masing-masing tapi juga seluruh bangsa Indonesia," jelasnya. 

Pada kesempatan yang sama  Menteri PAN-RB Asman Abnur mengatakan, melalui kerjasama tersebut diharapakan para ASN bisa mencontoh BUMN. Menurutnya, kinerja BUMN sudah sangat amat profesional sehingga ada baiknya, para ASN bisa mencontoh kinerja dari BUMN. 

"Sudah lama kerjasama ini walaupun aksi dilapangan dilakukan. Kita sudah memanfaatkan Telkom Coorporation university dan bank mandiri," jelasnya.

Salah satu yang perlu dicontoh adalah bagaimana para ASN bisa memiliki sifat mengayomi masyarakat seperti layaknya perusahaan BUMN. Jika memiliki sifat yang seperti itu, dirinya yakin pemerintahan Indonesia bisa lebih baik lagi kedepannya. 

"Sekarang di Kemenpan RB dua hal yang dimiliki oleh ASN. Jiwa melayani. Sekarang ada di BUMN yang sudah berhasil. Kalo dilayani ASN sama kaya BUMN akan lebih baik lagi," jelasnya. 

Baca Juga : Boediono: Birokrasi Efektif apabila Ada Komitmen Politik

Selain itu lanjut Asman, sifat enterpreneurship juga perlu ditanamkan dalam hati ASN. Para ASN dituntut agar bisa mengelola administrasi seefisien mungkin melalui pelatihan yang akan diberikan oleh CEO perusahaan plat merah 

"Kedua entrepreneurship semua unit mengejar serapan. Kalo diatas 90% laporannya dianggap bagus. Kita berharap dengan semangat entrepreneurship dikaji betul. Jadi cara pengelolaan uang negara lebih kepada yang menghasilkan sesuatu. Kalo cara kerja tidak kalah dengan pegawai BUMN seperti mandiri BNI Telkom saya yakin negeri ini akan lebih baik lagi," jelasnya.

Sebagai informasi, untuk penandatanganan kerjasama antara Kementerian BUMN dan Kemenpan RB berisi empat poin penting. Poin pertama adalah kerjasama untuk pengembangan Human Capital Management di lingkungan birokrasi pemerintahan, mulai dari tahap perencanaan, perekrutan dan orientasi, pengembangan kapasitas, penilaian kinerja dan reward pengembangan karir, sampai dengan purnabakti. Untuk poin kedua adalah kerjasama untuk pengembangan entrepreneurship dalam penyelenggaraan birokrasi pemerintahan menuju pemerintahan yang efektif efesien dan akuntabel. 

Selanjutnya poin ketiga adalah kerjasama dalam bidang penerapan teknologi dalam tata kelola pemerintahan, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur. Dan poin terakhir adalah kerjasama dalam pendayagunaan Chief Executive Office (CEO) BUMN dalam pendidikan dan pelatihan ASN.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini