Image

Jasa Marga, PT SMI dan Enam Perbankan Biayai Tol Batang-Semarang

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 12:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 17 278 1887633 jasa-marga-pt-smi-dan-enam-perbankan-biayai-tol-batang-semarang-siHCOoh2uD.jpg Penandatanganan pembiayaan Tol Batang-Semarang (Foto: Lidya Sembiring/Okezone)

JAKARTA - PT Jasa Marga Semarang Batang hari ini melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama untuk pembiayaan proyek pembangunan ruas tol Batang-Semarang.

Di mana untuk membiayai proyek ini sebesar 30% dari pemegang saham yakni PT Jasa Marga Tbk dan PT Waskita Karya Tbk dengan sindikasi kredit perbankan sebanyak 70%.

 Baca juga: Jalan Tol Batang hingga Semarang Dapat Difungsionalkan saat Lebaran

Adapun nilai pembangunan untuk proyek sepanjang 75 km ini sebesar Rp11,04 triliun yang terdiri dari pemegang saham sebesar RpRp3,314 triliun dan sindikasi sebesar Rp7,731 triliun.

Adapun nilai kredit sebesar Rp7,731 triliun ini gabungan dari PT Bank Mandiri sebesar Rp2,5 triliun, PT BCA Rp2 triliun, PT Cimb Niaga Rp1,1 triliun, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp850 miliar, KEB Hana Bank Rp550 miliar, Panin Bank Rp400 miliar, dan Bank Jateng Rp331 miliar.

 Baca juga: Menteri PUPR Pastikan Tol Trans Jawa Rampung 2018

Untuk pembiayaan dari kredit ini diberi tenor selama 15 tahun dengan bunga ATD plus 4% atau setara 9,08%.

"Hari ini kita akan tanda tangani perjanjian kredit sindikasi untuk proyek pembangunan jalan tol Batang-Semarang, dalam hal ini adalah PT Jasa Marga Semarang Batang, di mana nilai konsesinya adalah Rp11,04 Triliun sehingga pemenuhan kebutuhan dari perbankan sebesar Rp7,731 triliun," ungkap Direktur Utama PT Jasa Marga Semarang Batang Arie Irianto di Jasa Marga Pusat, Jakarta, Selasa (17/4/2018).

 Baca juga:  Rampungkan Tol Salatiga-Kartasura, Waskita Karya Kantongi Suntikan Modal Rp1 Triliun

Menurutnya, PT Jasa Marga Semarang Batang telah melakukan kontrak untuk proyek pembangunan tol yang merupakan bagian Trans Jawa ini sejak 25 Juli 2016 dengan masa konsesi 26 bulan. Dengan demikian maka target selesai di September 2018.

"Proyek ini adalah bagian dari tol Trans Jawa dan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSDN). Ini memang PSN yang ditunggu oleh pemerintah, di mana diharapkan pada saat fungsional lebaran bisa difungsikan," tukasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini