Investor Pasar Modal Sumbar Tiap Tahun Naik, Transaksi Tembus Rp10,27 Triliun

Rus Akbar, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 16:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 04 17 320 1887771 investor-pasar-modal-sumbar-tiap-tahun-naik-transaksi-tembus-rp10-27-triliun-GEJVi0TqN9.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

PADANG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat mencatat sejak 2016 sampai 2017 pertumbuhan jumlah investor pasar modal yang memiliki KTP Sumatera Barat meningkat transaksi keuangan mencapai Rp10,27 triliun.

“Kita OJK bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terus mendorong Sistem Informasi Debitur (SID) atau investor pasar modal  terus meningkat dengan gerakan Yuk Nabung Saham,” ujar Kepala OJK Sumbar Darwisman saat penyerahan mobil Ambulan untuk Yayasan Panji Dara Jingga dana program CSR Pasar Modal Indonesia di Padang, Selasa (17/4/2018).

Baca Juga: Jalan Lapang 'Startup Company dan SME ' Menuju Bursa Saham

Pada 2016 jumlah investor pasar modal  mencapai 7.076 dengan nilai transaksi Rp11,74 triliun, kemudian pada tahun 2017 jumlah investor pasar modal  terus meningkat mencapai 8.724 atau bertambah 1.677 dengan nilai transaksi Rp10,27 triliun. “Pada tahun 2018 ini hingga Maret jumlah investor pasal modal mencapai 9.523 SID dengan nilai transaksi Rp 2,81 triliun,” paparnya.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Padang juga beranggota 11 perusahaan yang melantai di BEI Padang, yaitu MNC Sekuritas, PT Panin Sekuritas, PT. Mandiri Sekuritas Online Trading, PT Jasa Utama Capital Sekuritas, PT OSO Sekuritas, PT Valbury Asia Sekuritas, PT. BNI Sekuritas, PT. Indopremier Sekuritas, PT RHB Sekuritas, PT Mirae Asset Sekuritas dan Dhanawibawa Sekuritas.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan perusahaan sekuritas yang menyasar perguruan tinggi dan masyarakat umum, Untuk perguruan tinggi, BEI sudah membuka galeri investasi di Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Universitas Putra Indonesia YPTK, Universitas Dharma Andalas, Politeknik Negeri Padang, IAIN Imam Bonjol Padang, Syariah BEI IAIN Batusangkar, Universitas Bung Hatta dan IAIN Batusangka.

Baca Juga: Penawaran Sukuk Ritel SR-010 Telah Dibuka

Darwisman juga mengajak masyarakat luas untuk melakukan investasi pasar modal agar tidak tertipu investasi pasar modal itu yang bekerja sama dengan BEI dan dibawa rekomendasi OJK. “Saat ini masih banyak investasi bodong bahkan telah merugikan masyarakat mencapai Rp1,5 triliun, dengan kondisi itu masyarakat untuk melakukan selektif dan berkoordinasi dengan pihak BEI dan OJK agar tidak tertipu,” pungkasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini