Image

Jual Rumah Lelang, BTN Targetkan Rp50 Miliar/Bulan

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 16:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 17 470 1887794 biayai-penjualan-rumah-bekas-btn-targetkan-rp50-miliar-bulan-cCCspCc1G0.jpeg Foto: Giri Hartomo/Okezone

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menargetkan penurunan angka kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) yang berasal dari Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Tercatat angka NPL Bank BTN hingga bulan Maret 2018 sekitar 2,7% dan Rp3,5 triliunnya merupakan berasal dari KPR.

Direktur Collection & Asset Management Bank BTN Nixon Napitupulu mengatakan, hingga Maret lalu ada sekira 45.000 rumah di seluruh Indonesia yang mengalami macet dalam pembayaran. Menurutnya, angka tersebut masih akan terus bertambah seiring berjalannya waktu.

Baca Juga: Presiden Jokowi Minta Terobosan KPR untuk PNS hingga TNI

"Kalau angka NPL di KPR yang diposting KPR Subsidi dan Non Subsidi itu nilainya sekitar Rp3,5 triliun. Kurang lebih jumlah rumahnya yang dimiliki 45 ribu rumah Se-Indonesia dan pasti NPL ada terus ya selalu ada tinggal dikelola dengan baik," ujarnya dalam acara sebuah diskusi di Bebek Bengil, Jakarta, Selasa (17/4/2018).

Menurut Nixon, salah satu cara untuk menurunkan angka NPL pada KPR adalah dengan melakukan perbaikan jualan kembali rumah dan hunian tersebut lewat metode lelang. Menurutnya, dengan lelang maka rumah-rumah yang mengalami gagal bayar akan bisa terlunasi karena ada orang yang membelinya.

Namun, lanjut Nixon, metode lelang yang disediakan oleh dirinya adalah berbeda. Karena metode lelang rumah yang ditawarkan adalah dengan menggunakan portal digital alias website rumahmurahbtn.com maupun aplikasi.

"Kenapa kami tempuh portal? Persoalannya saya cari rumah googling dulu ya searching dulu itu liat dulu bandingin akan harga lokasi bandingin angsuran KPR nah kita juga siapkan ini di Portal. Karena orang cari rumah pasti kelazimannya ya dari googling," jelasnya.

Baca Juga: Milenial dan Kebutuhan Perumahan

Di samping itu, lanjut Nixon, jumlah pengguna internet Indonesia juga merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. Bahkan menurutnya, hampir 143,26 juta penduduk Indonesia dari Aceh hingga Papua sudah tidak asing lagi dengan penggunaan internet.  "Pemanfaatan bidang ekonomi di portal makin banyak ekonomi. kita bisa pakai smartphone go mobile mau go mobile bisa," jelasnya.

Dengan adanya aplikasi tersebut lanjut Nixon, dirinya berharap bisa menjual Rp50 miliar dari rumah bekas yang dilelang setiap bulannya. Sehingga diharapkan, dalam periode tahun ini Bank BTN bisa menjual rumah nilai dengan total nilai Rp600 miliar. "Targetnya Rp600 miliar (rumah lelang yang terjual) termasuk dari Channel ini. Jadi NPL kita diharapkan bisa 2,3%," ucapnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini