Pembangunan Pelabuhan Patimban Dikebut demi Ekspor Automotif

ant, Jurnalis · Kamis 19 April 2018 19:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 19 320 1888991 pembangunan-pelabuhan-patimban-dikebut-demi-ekspor-automotif-upNAsNfJL7.jpeg Pelabuhan. Foto: Shutterstock

JAKARTA - Pemerintah Indonesia akan mempercepat pembangunan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, di Provinsi Jawa Barat untuk mendorong peningkatan ekspor automotif.

"Nantinya memiliki sebuah pelabuhan yang mengefisienkan biaya-biaya yang ada, sehingga bisa bersaing dan berkompetisi dengan negara-negara lain," kata Presiden Joko Widodo saat meninjau pameran automotif Indonesia International Motor Show 2018 di JI-Expo, Jakarta pada Kamis (19/4/2018).

Menurut Presiden, pemerintah juga terus menyederhanakan regulasi untuk kemudahan berusaha dan investasi untuk mendorong sektor automotif di Tanah Air.

Baca Juga: BP Batam-Pelindo Garap Pelabuhan Batuampar

Presiden menilai revolusi industri 4.0 yang mulai terjadi dengan memanfaatkan teknologi digital dan automasi tetap akan mendorong peningkatan industri automotif dengan adanya kebutuhan kendaraan.

Kepala Negara memaparkan adanya potensi kebutuhan kendaraan yang dapat beroperasi secara otomatis di luar negeri.

Jokowi menilai hal itu sebagai peluang untuk dikembangkan oleh industri automotif di tanah air.

"Menurut saya transisi ke generasi berikutnya dari teknologi automotif ini akan membuka peluang, membuka potensi luar biasa," ujar Presiden.

Melihat Lebih Dekat Mobil-Mobil Siap Ekspor di Pelabuhan IKT Jakarta

Selain itu, peningkatan ekspor kendaraan dan komponen automotif akan membuka kesempatan lapangan kerja yang lebih besar bagi masyarakat, ujar Jokowi.

Sejumlah hal yang berpotensi untuk ditingkatkan yaitu ekspor industri automotif seperti komponen-komponen kendaraan, maupun hasil industri kreatif yaitu motor modifikasi.

Pelabuhan Patimban direncanakan dikembangkan sebagai suatu pelabuhan dengan kapasitas lebih dari 7 juta TEUs sedangkan lapangan peti kemas di dalamnya seluas 35 hektar.

Baca Juga: Pembangunan Capai 99%, Pelabuhan Kuala Tanjung Siap Diuji Coba Mei 2018

Pelabuhan itu akan dioperasikan oleh operator gabungan antara Indonesia dan Jepang dengan saham mayoritas Indonesia sehingga nanti Indonesia dapat menentukan jalannya operasi dari perusahaan.

Saat ini proyek Pelabuhan Patimban masih dalam tahap penilaian akhir tender dan diharapkan selesai dalam satu-dua pekan kedepan sehingga pada Mei atau Juni mendatang pembangunan Patimban dimulai.

Target penyelesaian pembangunan pelabuhan sebagian pada 2019 dan 2020.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini