nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengangguran Bisa Membeludak hingga Pesawat R80 Terbang 2022

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Selasa 24 April 2018 06:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 23 320 1890556 pengangguran-bisa-membeludak-hingga-pesawat-r80-terbang-2022-OkzF7EIzjs.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Menjadi wirausaha penting bagi anak muda zaman sekarang agar tidak hanya mengharapkan kerja kantoran. Karena jika hanya mengharapkan menjadi pegawai maka pengangguran akan semakin membeludak.

Sementara itu, prototipe pesawat R80 akan segera dikerjakan dan ditarget bisa terbang pada 2022. Pembuatan pesawat tersebut membutuhkan dana USD1,6 miliar atau sekitar Rp20 triliun.

 

Di sisi lain, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memilih untuk tidak terlalu serius menanggapi isu yang beredar terkait pergantian Dirut Bulog yang baru. Menurutnya yang ia fokuskan saat ini adalah bagaimana terus bekerja dan bekerja.

Ketiga berita tersebut merupakan berita-berita populer selama akhir pekan kemarin di kanal Okezone Finance. Berikut berita selengkapnya:

Tanpa UMKM, Pengangguran di Indonesia Membeludak

Revolusi Industri saat ini telah masuk ke Indonesia. Dengan masuknya era Industri 4.0 maka generasi muda juga dituntut agar melek dengan perkembangan teknologi terkini dan menjadi wirausaha digital.

 

Sekretaris Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Agus Muharram mengatakan, wirausaha penting bagi anak muda zaman sekarang agar tidak hanya mengharapkan kerja kantoran. Karena jika hanya mengharapkan menjadi pegawai maka pengangguran akan semakin membeludak.

"Strategi sekarang jadi wirausaha, karena tanpa wirausaha penggangguran akan membeludak," ungkapnya di Gedung Sindo, Senin (23/4/2018).

Menurutnya, dari 265 juta masyarakat saat ini sekitar 108 juta-110 juta adalah generasi milenial. Jumlah tersebut jika semaunya ingin menjadi PNS maka tidak akan bisa ditampung oleh Pemerintah.

"Jumlah peminat PNS itu luar biasa, di satu Kementerian 1:15. Jadi masih banyak yang ingin jadi PNS. Tapi sektor formal ini tidak bisa menampung semua sarjana di Indonesia," jelasnya.

Dengan kondisi ini, maka pemerintah akan mendukung semua pelaku usaha UMKM agar bisa berjuang bersaing di era teknologi saat ini. Karena menjadi wirausaha itu tidaklah mudah dan perlu dibantu.

"Ada perbedaan wirausaha dan pedagang. Pedagang menjual barang yang sudah ada sedangkan entrepreneur menciptakan karya. Misalnya dibeli buku harga Rp200.000 dan kemudian diukir dan dikasih tempat yang bagus modal Rp50.000 dan dijuallah buku itu menjadi Rp500.000. Jadi inovatif, berani mengambil risiko untuk meningkatkan nilai tambah," tukasnya.

 

Pesawat R80 Ditargetkan Terbang 2022

Prototipe pesawat R80 akan segera dikerjakan dan ditarget bisa terbang pada 2022. Pembuatan pesawat tersebut membutuhkan dana USD1,6 miliar atau sekitar Rp20 triliun.

“Sekarang sudah tahap desain. Tahun ini atau tahun depan mulai buat prototipe,” ujar Komisaris PT Regio Aviasi Industri (RAI) Ilham Habibie seusai penutupan Bekraf Habibie Festival di DeTjolo madoe, Karanganyar, Jawa Tengah. Acara itu juga dihadiri putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Raka buming Raka.

Menurut Ilham, produk pesawat R80 menjadi pilihan karena di kelas yang sama tidak ada pesaing. Pesawat juga mampu membawa 80 penumpang, namun tetap menggunakan baling-baling.

Meski baru tahap desain, pemesanan pesawat dari Indonesia bahkan sudah mencapai 155 unit. Itu pula yang menjadi dasar keyakinannya bahwa proyek tersebut layak dan diperlukan. “Pasar terbesar di dunia adalah negara kita sendiri,” urainya.

Ilham menjelaskan, pesawat R80 merupakan jenis pesawat baling-baling untuk penerbangan jarak pendek dengan landasan yang pendek. Jadi, pesawat tersebut sangat cocok dengan kondisi geografis Indonesia yang negara kepulauan. Indonesia sudah memiliki pengalaman membuat pesa wat, yaitu N250 sekitar 1990.

Bisa dikatakan, N250 merupakan kakak dari R80. Apalagi, dua jenis pesawat tersebut sama-sama menggunakan dua engine. Bedanya, N250 merupakan pesawat dua engine dengan 50 penumpang, sementara R80 lebih besar 60% karena disesuaikan dengan kebutuhan saat ini.

Menurut Ilham, pesawat R80 itu sebagian akan dibuat oleh PT Dirgantara Indonesia (DI) dan perakitan finalnya akan ditangani PT Regio Aviasi Industri. Perakitan akan dilakukan di kawasan Bandara Kertajati, Jawa Barat. “Nanti kami akan buat pabrik di sana. Namun, sebelumnya sebagian dibuat PT DI, lalu dibawa ke Kertajati untuk dipasang semua,” urainya.

Putra mantan Presiden BJ Habibie itu berharap pesawat R80 mampu membangkitkan industri dirgantara Indonesia. Apalagi, desainnya pun dilakukan orang-orang Indonesia sendiri.

“Indonesia selama dua generasi ini telah memiliki ribuan orang berkemampuan di bidang pesawat. Namun, kekurangannya adalah tidak memiliki proyek,” tegas Ilham. Ilham juga menjelaskan secara detail peruntukan dana Rp20 triliun untuk proyek pesawat R80 itu. Menurutnya, dana tersebut bukan hanya untuk membiayai pembuatan prototipe pesawat R80, tetapi juga pabriknya.

Namun, dengan jumlah pemesanan yang telah ada, biaya yang dikeluarkan dipastikan bisa segera balik modal. Apalagi, setelah pasar Indonesia, R80 juga akan merambah ke negara-negara ASEAN yang memerlukan pesawat seperti itu di antaranya Malaysia, Vietnam, dan Filipina.

Setelah itu pasar selanjutnya adalah Afrika dan Amerika Latin yang memang memerlukan wahana transportasi udara jarak pendek. Sementara negara-negara Eropa dan China tidak memerlukan jenis pesawat itu mengingat mereka telah memiliki kereta cepat.

Ilham mengungkapkan, pasar R80 dalam negeri pemesannya berasal dari perusahaan-perusahaan penerbangan Tanah Air. “Bahkan, sudah ada empat maskapai yang telah memesan R80,” bebernya.

Yang menarik, kata Ilham, investasi Rp20 triliun untuk pembuatan pesawat R80 itu pun merupakan investasi privat dan nilainya tidak sepenuhnya tunai karena menggunakan pola bisnis partner. Salah satunya perusahaan dirgantara ikut ambil bagian dalam pembuatan bagian pesawat.

Selain itu, sejumlah mitra investor strategis juga sudah menyatakan bersedia bergabung. Mereka rata-rata memiliki usaha dan berkembang di sektor sama, yaitu bidang dirgantara. Pembuatan pesawat R80 juga menggalang partisipasi masyarakat dengan cara memberikan donasi melalui kitabisa.com.

Crowdfunding menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan awareness masyarakat tentang program R80 dan menggalang dukungan publik. Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, juga mengaku siap ikut serta memberikan donasi melalui penjualan t-shirt. Namun, dia enggan membeberkan berapa jumlah t-shirt yang akan dijual.

Budi Waseso Dikabarkan Jadi Dirut Bulog, Mentan: Tak Mau Isu Inginnya Kerja Nyata

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dikabarkan akan melakukan perombakan pada jabatan Direktur Utama Perum Bulog. Nama Budi Waseso tengah berhembus kencang untuk menggantikan Djarot Kusumayakti yang saat ini masih menjabat sebagai Direktur Utama Perum Bulog.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memilih untuk tidak terlalu serius menanggapi isu yang beredar terkait pergantian Dirut Bulog yang baru. Menurutnya yang ia fokuskan saat ini adalah bagaimana terus bekerja dan bekerja.

Seperti diketahui, hari ini Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke Desa Cikancana Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, Menteri Amran membagikan bantuan ternak dan tanaman kepada 60 Kepala Keluarga (KK) di Desa Cikancana.

Dari 60 rumah tangga penerima bantuan, ada 40 rumah tangga mendapatkan ayam sebanyak 50 ekor per rumah tangga. Sementara 20 rumah tangga lainnya mendapatkan bantuan berupa domba dan kambing.

"Ada isu? Kita ini enggak mau isu-isu yang paling penting adalah kerja nyata. Nah, kerja nyata ini (seperti) bagi-bagi ayam," ujarnya saat ditemui di Cianjur, Jawa Barat, Senin (23/4/2018).

Sebagai informasi, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno akan mengganti Dirut Bulog yang saat ini dijabat oleh Djarot Kusumayakti. Berdasarkan informasi yang diperoleh oleh Okezone, pergantian Dirut rencanannya akan dilangsungkan siang ini di Kementerian BUMN.

Isu pergantian Dirut Bulog sendiri sebenarnya telah beredar sejak hari Jumat (20/4/2018) yang lalu. Nama Budi Waseso menjadi yang paling santer beredar untuk menjabat sebagai Dirut Bulog yang baru.

Pada era kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Djarot merupakan Dirut yang kedua. Djarot menjabat sebagai Dirut pada tahun 2015 menggantikan Lenny Sugihat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini