nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Emas Turun Tajam Tertekan Penguatan Dolar AS

ant, Jurnalis · Selasa 24 April 2018 08:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 24 320 1890662 harga-emas-turun-tajam-tertekan-penguatan-dolar-as-wJVvqrSMMS.jpg Harga emas dunia turun (Foto: Ilustrasi Reuters)

CHICAGO - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh lebih dari satu% pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB). Harga emas turun karena dolar AS menguat dan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS meningkat.

Baca Juga: Harga Emas Antam 1 Gram Dijual Rp660.000

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, turun tajam hingga USD14,30 atau 1,07%, menjadi menetap di USD1.324 per ounce. Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 57,6 sen AS atau 3,36%, menjadi menetap di USD16,587 per ounce. Platinum untuk penyerahan Juli kehilangan USD9,4 atau 1,01%, menjadi ditutup pada USD922,4 per ounce.

Emas

(Foto: Ilustrasti Shutterstock)

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,51% menjadi 90,88 pada pukul 16.46 GMT.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS naik maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi para investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Baca Juga: Keperkasaan Dolar AS Tenggelamkan Harga Emas

Ekspektasi suku bunga lebih tinggi cenderung meningkatkan dolar AS, sehingga para investor yang mencari imbal hasil beralih dari aset-aset safe-haven seperti emas, kata para analis.

Emas

(Foto: Ilustrasti Shutterstock)

Tekanan tambahan terhadap logam mulia berasal dari imbal hasil surat utang atau obligasi pemerintah AS, yang telah mendekati 2% untuk obligasi 10-tahun. Imbal hasil obligasi 10-tahun mencapai 2,97% level tertinggi sejak akhir 2013.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini