nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembangunan Smelter Kalbar Dipantau Kementerian ESDM

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Selasa 24 April 2018 15:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 24 320 1890858 pembangunan-smelter-kalbar-dipantau-kementerian-esdm-XSKgJjqGGN.jpg Tambang (Foto: Reuters)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM memonitoring pembangunan fasilitas pemurnian yang di bangun di dalam negeri. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga iklim investasi.

"Berharap  usaha di bidang ini terus berkembang dan akan terus memunculkan investasi fasilitas pemurnian hingga ke sektor hilir dengan tetap memperhatikan lingkungan, kesejahteraan masyarakat dan keselamatan pertambangan yang baik," kata Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM  Bambang Susigit di Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Baca Juga: Indonesia Gandeng Prancis Pantau Gunung Berapi

Hal ini dikatakan Bambang saat mengunjungi pabrik PT Well Harvest Winning Alumina Refinery beberapa waktu lalu. Kunjungan tersebut juga dilakukan ke beberapa perusahaan pertambangan lainnya untuk melihat fasilitas pengolahan dan pemurnian di provinsi Kalimantan Barat yaitu PT Well Harvest Winning, PT Indonesia Chemical Alumina dan PT Dinamika Sejahtera Mandiri. Program ini dilakukan secara rutin oleh Ditjen Minerba dalam rangka

"Pemerintah sangat mendukung investasi yang dilakukan oleh ketiga perusahaan untuk merealisasikan kegiatan peningkatan nilai tambah mineral seperti pembangunan fasilitas pemurnian yang didirikan oleh PT Well Harvest Winning ini," ujar Bambang.

Tambang Galian di Area Perbukitan Rowosari

Pihaknya juga mengapresiasi keseriusan WHW dalam melakukan kegiatan usahanya mengolah bauksit menjadi alumina (Smelter Grade Alumina).

PT WHW sendiri memiliki kapasitas produksi 1 juta ton alumina per tahun yang diekspor ke beberapa negara tujuan, di antaranya Tiongkok, India, Timur Tengah serta Malaysia.

Baca Juga: Gandeng KESDM, BPS Bakal Siapkan Data Energi Baru Terbarukan

Sementara itu, Direktur PT WHW Stevi Thomas menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kedatangan tim dari Dirjen Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM.
 
“Kunjungan ke PT. WHW merupakan sebuah kehormatan bagi kami sekaligus bentuk perhatian dari pemerintah terhadap keberadaan perusahaan pertambangan yang berorientasi ekspor," kata Stevi.

Tak Ada Pengawalan Pemerintah, 40 persen Kawasan Karst di   Jawa Barat Rusak Akibat Aktivitas Pertambangan

Dikatakan,  pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk menaati setiap aturan yang ditetapkan pemerintah di sektor pertambangan.  “Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mentaati peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah di sektor pertambangan agar dapat memberikan kontribusi yang optimal bagi perekonomian nasional dan daerah," kata Stevi.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini