nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PGN Kantongi Izin Prinsip Untuk Caplok Pertagas

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 26 April 2018 20:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 26 278 1891828 pgn-kantongi-izin-prinsip-untuk-caplok-pertagas-n0LkwUYMyc.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) akhirnya mendapatkan izin prinsip dari para pemagang saham terkait integrasi dengan PT Pertamina Gas (Pertagas). Izin prinsip tersebut didapatkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2017. 

Direktur Utama PT PGN Tbk Hobi Triananda mengatakan, izin prinsip yang diberikan oleh para pemegang saham merupakan tindak lanjut dari pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) migas oleh pemerintah. Karena selama ini, izin prinsip PGN untuk mencaplok Pertamina masih belum dimiliki, meskipun proses pembentukan BUMN Migas terus berjalan. 

"Agenda menarik adalah agenda keenam soal izin prinsip. Ini (izin prinsip) sebagai tindak lanjut akte inbreng (yang sudah ditandatangani) pada April kemarin," ujarnya dalam acara Konfrensi pers RUPST PT PGN di Hotel FourSeason, Jakarta, Kamis (26/4/2018).

PGN Pasok Kebutuhan Gas untuk Pusat Perbelanjaan di Bogor

Menurut Jobi, dengan didapatkannya izin prinsip tersebut akan semakin memuluskan pembentukan holding BUMN migas. Selain itu, tanda tanya besar terkait nasib PGN dan Pertagas juga sudah mulai menikam titik terang.

Baca Juga : PGN) akhirnya mendapatkan izin prinsip dari para pemagang saham terkait integrasi dengan PT Pertamina Gas (Pertagas)

"Kami mendapatkan integrasi Pertagas ke PGN. Dengan ini kami bisa melanjutkan untuk mengintegrasikan Pertagas ke PGN," ucapnya.

Meskipun sudah mendapatkan izin prinsip lanjut Kini, mengenai mekanisme integrasinya nantinya akan dibahas lebih lanjut lagi dalam RUPS yang akan datang. Namun menurutnya, mekanisme lewat akuisisi dinilai paling mungkin karena waktu yang dibutuhkan juga relatif lebih cepat. 

"Kita akan integrasikan, bentuknya akuisisi atau merger sedang dikaji. Dari sisi waktu, akuisisi lebih cepat. Sekarang masih dikaji baik dari konsultan, KJPP, atau holding mengenai nilai besarannya," ucapnya. 

Pengecekan Regulator System PGN di RS Azra Bogor

Jika nantinya benar-benar lewat metode akuisisi, maka pihaknya juga akan menunggu nilai valuasi aset milik Pertagas. Karena hingga saat ini, valuasi aset tersebut masih terus dihitung. 

"Nanti berapa nilainya masih dalam. Proses pengkajian dan evaluasi. Nilainya nanti kalau sudah dihitung kita sampaikan. Lalu kita RUPS kembali," ucapnya. 

Baca Juga : 11 Fakta Holding Migas, Bersatunya Pertamina-PGN-Pertagas

Jobi berharap jika proses holding BUMN migas bisa berjalan dengan lancar. Sehingga bisa berdampak positif bagi kinerja keuangan perseroan dan juga negara. 

"Ada integrasi (dengan Pertagas) bisa konsolidasi Pertagas ke PGN ini bisa perbaikan ekonomi juga. Penyaluran kita juga lebih baik. Insya Allah 2018 lebih baik," kata Jobi.

(feb)

(rhs)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini