nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pilih Hunian Vertikal di Bintaro, Kalangan Milenial Pertimbangkan 3 Faktor Ini

Hambali, Jurnalis · Kamis 03 Mei 2018 20:53 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 03 470 1894209 pilih-hunian-vertikal-di-bintaro-kalangan-milenial-pertimbangkan-3-faktor-ini-tsyOTxh22V.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

TANGERANG - Pesatnya laju pembangunan gedung maupun pemukiman di daerah penyangga Ibu Kota seperti Kota Tangerang Selatan, membuat luas lahan kosong makin terbatas. Kondisi demikian, turut menyebabkan pula harga jual lahan makin meninggi dari waktu ke waktu.

Tentu hal tersebut menjadi persoalan bagi kalangan milenial atau generasi muda, khususnya mereka yang baru saja mengarungi bahtera kehidupan rumah tangga. Bagaimanapun, hunian yang aman dan nyaman harus dipersiapkan sebagai sarana utama bagi keberlangsungan keluarga selanjutnya.

Baca Juga: Baru 5% Apartemen di Jakarta Dibangun untuk Disewakan

Namun, bukanlah hal mudah bagi generasi milenial dalam menentukan hunian vertikal mana yang diinginkannya. Ada beberapa pertimbangan yang harus diselaraskan dengan aktivitasnya yang cenderung ingin praktis dan efisien.

Menyesuaikan itu, para pengembang properti pun mulai menyesuaikan pembangunan hunian vertikal yang mengakomodir berbagai kebutuhan kalangan milenial. Setidaknya, ada 3 faktor yang harus terintegrasi dalam konsep membangun hunian vertikal di daerah penyangga Ibu Kota.

Suplai Apartemen di Jakarta Meningkat dalam Setahun Terakhir

"Dalam mengembangkan properti, kita berhubungan dengan manusia, dengan keluarga, jadi kita bukan menciptakan suatu lingkungan fisik saja, tapi juga lingkungan sosial, ada kehidupan di sana. Maka dari itu, kita berpegangan pada tiga hal, yaitu Livable, Workable dan Sustainable," terang General Manager PT Jaya Real Property Tbk Arum Prasasti usai Topping Off Tower A Apartemen Emerald Bintaro di Jalan Jombang Raya, Ciputat, Tangsel, Kamis (3/5/2018).

Dijelaskan Arum, Livable diartikan sebagai pengertian kediaman yang layak huni dan dibutuhkan oleh keluarga dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Lalu pengertian, Workable, adalah hunian yang dikembangkan dapat dipakai, ditempati, dan dinikmati, tanpa iming-iming tertentu. Sedangkan Sustainable, diartikan sebagai hunian yang berkelanjutan.

Baca Juga: Sejak 2015, Pertumbuhan Harga Jual Apartemen Stagnan di Level 5%

"Ketiga faktor dasar itulah yang kita terapkan sejak awal dalam membangun hunian vertikal di Bintaro, karena itu jadi tolak ukur bagi kalangan milenial juga. Diluar dari soal fasilitas kawasan, keamanan, soal struktur bangunan. Kalau akses lokasi, di Bintaro itu sudah sangat lengkap jadi itu bukan kendala lagi," imbuhnya.

Suplai Apartemen di Jakarta Meningkat dalam Setahun Terakhir

Tingginya animo kalangan milenial untuk memiliki hunian vertikal di Bintaro, bisa terlihat dari jumlah unit apartemen yang terjual. Sebagai gambaran, tower A apartemen Emerald Bintaro yang terdiri atas 598 unit, nyaris semua pembelinya adalah end user yang berasal dari warga Bintaro itu sendiri, sedangkan pembelian oleh investor hanya sebagian kecil.

"Pembeli dari end user warga Bintaro itu sudah di angka 70-80 persen untuk tower A, kalau untuk tower B yang masih berjalan pasti end usernya lebih banyak lagi. Jadi rata-rata end usernya itu adalah orang tua yang membeli unit tersebut agar bisa ditinggali oleh anak-anaknya (generasi milenial) ke depan," ucap Novel Fauzi, Bisnis Head Apartemen Emerald Bintaro di lokasi yang sama.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini