nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemendag: Jangan Sampai Harga Pangan Naik Lagi

Subhan Sabu, Jurnalis · Jum'at 04 Mei 2018 15:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 04 320 1894463 kemendag-jangan-sampai-harga-pangan-naik-lagi-kOz98ZlwB8.jpg Foto: Harga Pangan Jangan Naik Lagi (Subhan/Okezone)

MANADO - Memasuki bulan Ramadan, harga bahan pokok di Manado cenderung stabil. Harga komoditi-komoditi pertanian yang biasanya fluktuatif mulai turun seperti bawang putih, cabe dan lain-lainnya cenderung turun.

"Bahan pokok sepert beras tadi harganya juga cukup stabil, seperti beras medium yang harga Rp9.450, sesuai HET sudah banyak," ujar Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar, Sutriono Edi saat melakukan kunjungan kerja ke Manado, Jumat (4/5/2018).

Untuk itu Sutriono berharap mendekati bulan puasa dan Lebaran nanti tidak akan ada masalah. Untuk memastikan hal tersebut, nantinya akan digelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Utara (Sulut).

"Tapi dari kondisi saat ini kita yakin bahwa kondisi di Manado dan Sulut aman, kami juga sudah ke gudang Bulog, lihat beras, lihat gula, semuanya sudah di bawah HET, kita memastikan bahwa pasokan ada, harga stabil dan terjangkau oleh masyarakat," jelas Sutriono.

 

Menurut Sutriono, dari data nasional, inflasi 2017 itu pas puasa lebaran nasional, turun dan terbaik dari lima tahun sebelumnya karena ada sinergi dari semua pihak yang sudah menyiapkan dari jauh-jauh hari sebelumnya.

"Makanya kita nanti kerjasama dengan satgas pangan, keliling juga mereka biar tetap terjaga, jangan sampai nanti Lebaran naik lagi," tambah Sutriono.

 

Selain itu Sutriono juga berharap agar TPID bisa bersinergi dan programnya harus terpadu, melakukan program sama-sama.

"Itu yang kita harapkan bahwa sinergi terus berjalan, termasuk dari mulai pembinaan, sosialisasi, karena ini tugas sama-sama, bukan hanya tugas perdagangan, BI juga membantu sosialisasi, dari pertanian juga, jadi mulai dari edukasi, pembinaan sampai pengawasan," pungkas Sutriono.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini